Recon PR 2024: Gen Z sebagai Katalis Perubahan dalam Pembangunan Berkelanjutan
ASKARA - Perhumas Muda Jakarta Raya dengan bangga menyelenggarakan acara “Reconciliation Public Relations (Recon PR) 2024” sebagai bagian dari rangkaian Road to World Public Relations Forum (WPRF). Acara ini diadakan di Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta dan mengusung tema “Catalysts of Change; Gen Z: The Power of Youth”. Tema ini menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya Generasi Z, sebagai agen perubahan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Acara ini dibuka oleh beberapa tokoh penting, termasuk Dr.rer.nat. Agustina Dwi Retno Nurcahyanti dari Unika Atma Jaya, Boy Kelana Soebroto selaku Ketua Umum PERHUMAS, Hanief Enriansyah selaku Ketua PERHUMAS Muda Jakarta Raya, dan Andi Raviali sebagai ketua pelaksana Recon PR 2024. Dalam sambutannya, Boy Kelana menekankan bahwa Generasi Z memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif, baik di Indonesia maupun di dunia, terutama melalui penguatan pendidikan dan pemanfaatan teknologi.
Pada sesi pertama talkshow, Maria Advenita Gita Elmada, seorang dosen di Universitas Multimedia Nusantara, berbicara tentang pentingnya komunikasi dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Ia menegaskan bahwa kemampuan komunikasi yang efektif adalah "super power" yang dapat digunakan untuk memberdayakan orang lain dan mencapai tujuan bersama. Menyambung hal ini, Sari Soegondo, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Public Relations (APPRI), menyatakan bahwa SDGs harus terintegrasi dalam pembangunan nasional, mengingat sumber daya alam yang semakin langka dan kebutuhan akan pembangunan yang berkelanjutan.
Pada sesi kedua, Alryan M. Irawan, seorang konsultan keberlanjutan, menambahkan bahwa pendidikan harus diarahkan pada pengembangan inovasi terkait SDGs agar dapat diimplementasikan dengan baik. Ia menekankan bahwa SDGs bukan sekadar gaya hidup atau framework, tetapi merupakan harapan dan mimpi dari generasi masa depan. Kenny Ivanzaky Augusta dari Google menambahkan bahwa generasi muda harus berani mencoba dan mengambil inisiatif, sementara Ferdinand Adi Nugroho dari Accenture menekankan pentingnya mengambil setiap kesempatan yang ada untuk berkontribusi pada perubahan positif.
Recon PR 2024 tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga menawarkan peluang besar bagi generasi muda untuk berkolaborasi, berinovasi, dan memperdalam pemahaman mereka tentang pentingnya narasi yang mendukung prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Acara ini juga menjadi ajang personal branding bagi Perhumas Muda dan memperkenalkan rangkaian WPRF kepada mahasiswa. Dengan adanya acara ini, diharapkan kesadaran dan pengetahuan generasi muda tentang pentingnya pembangunan berkelanjutan semakin meningkat, serta mampu membangun masa depan yang lebih hijau dan berkeadilan.

Komentar