Uji Coba ke Tiga, Kapal Induk Terbaru China Fujian
ASKARA - Menurut informasi yang diterbitkan oleh Baijiahao beberapa waktu lalu, kapal induk ChinaFujian telah memulai uji coba laut ketiga, dengan tujuan utama untuk menguji sistem ketapel elektromagnetiknya.
Uji coba terbaru ini memperlihatkan kehadiran dua pesawat berbasis kapal induk J-15T di dek penerbangan, bersama dengan kendaraan pendukung, yang menunjukkan peran sentral jet-jet ini dalam proses pengujian.
Gambar yang dibagikan oleh pengamat mengonfirmasi keberangkatan kapal induk sekitar pukul 11.00, dengan perubahan nyata di dek penerbangan dibandingkan uji coba sebelumnya. Yang tidak hadir adalah pesawat peringatan dini KJ-600 dan mock-up J-35, yang telah muncul pada uji coba sebelumnya. Pergeseran ini menggarisbawahi fokus uji coba pada J-15T.
Uji coba sebelumnya memperlihatkan berbagai konfigurasi pesawat di dek, dengan setiap pengaturan disesuaikan dengan persyaratan pengujian tertentu. Misalnya, pada bulan Mei, model J-15T dan J-35 digunakan, sedangkan uji coba pada bulan Juni menampilkan J-35 di ujung dek miring dan J-15T di area pemeliharaan buritan. Konfigurasi saat ini, yang secara eksklusif menampilkan J-15T, menunjukkan fokus khusus pada pesawat ini untuk pengujian mendatang.
Kehadiran kendaraan pendukung di dek penerbangan, yang biasanya digunakan untuk tugas-tugas seperti menarik, mengisi bahan bakar, dan mempersenjatai pesawat, semakin menunjukkan peran penting J-15T dalam fase pengujian ini. Pengaturan ini menyiratkan bahwa J-15T bukan sekadar alat uji statis namun merupakan komponen sentral dalam proses pengujian ketapel.
Meskipun terdapat pengujian darat yang ekstensif terhadap sistem ketapel elektromagnetik, uji coba laut ini menandai uji langsung pertama pada kapal induk, yang menekankan perlunya presisi dan keandalan.
Kecepatan yang cepat dari uji coba laut di Fujian sangat menonjol, dengan uji coba saat ini dimulai hanya tiga minggu setelah uji coba sebelumnya selesai pada tanggal 11 Juni. Perkembangan cepat ini sangat kontras dengan jadwal yang dilakukan oleh kapal induk China sebelumnya, seperti Liaoning dan Shandong. yang memiliki interval yang jauh lebih lama antara uji coba laut awal mereka.

Komentar