Ladokgi TNI AL Kumpulkan Data Antemortem Prajurit Lanal Semarang
ASKARA – Tim Lembaga Kedokteran Gigi TNI Angkatan Laut (Ladokgi TNI AL) R.E. Martadinata melaksanakan pengambilan data antemortem gigi seluruh prajurit Lanal Semarang, di Gedung Mandalika Mako Lanal Semarang, Tawangsari, Kota Semarang. Kedatangan Tim Ladokgi diterima Danlanal Semarang, Kolonel Laut (E) Joko Andriyanto. Selasa (9/7).
Data antemortem, yang meliputi sidik jari, DNA, dan gigi, sangat penting untuk identifikasi jenazah yang tidak dapat dikenali. "Pengambilan data ini penting mengingat tugas prajurit TNI AL memiliki risiko tinggi," ujar Kolonel Laut Joko Andriyanto. Data ini berguna dalam kejadian tak terduga seperti kapal tenggelam atau bencana alam.
Tim Ladokgi, dipimpin Kolonel Laut (K) drg. Muh. Arifin, terdiri dari 10 personel, termasuk dokter gigi, perawat, dan teknisi. Proses pengambilan data meliputi pengisian formulir, foto profil, foto rongga mulut, pemeriksaan dan pencatatan gigi, serta pencetakan gigi rahang atas dan bawah.
Data yang dikumpulkan akan disimpan di pusat data antemortem gigi Ladokgi TNI AL dan akan diperbarui setiap lima tahun. "Ini memastikan identifikasi prajurit yang tak teridentifikasi dapat dipertanggungjawabkan dan dikembalikan kepada keluarganya," jelas Kolonel Arifin.

Komentar