Kamis, 04 Juni 2026 | 09:54
NEWS

Pria di Kota Bula Ditangkap atas Dugaan Kasus Begal Payudara

Pria di Kota Bula Ditangkap atas Dugaan Kasus Begal Payudara
Ilustrasi korban begal payudara (Dok Pixabay)

ASKARA - Seorang pria berinisial AR (26) di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), ditangkap polisi atas dugaan kasus begal payudara. Terduga pelaku diduga mengincar wanita yang mengendarai motor sendirian.

Kasus ini terungkap setelah adanya aduan dari seorang wanita berinisial NAB (26) yang melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres SBT pada Kamis, 4 Juli 2024.

"Kasus ini terungkap dari aduan seorang wanita berinisial NAB (26 tahun), pada SPKT Polres SBT," ujar Kasat Reskrim Polres SBT, Iptu Rahmat Ramdani dalam keterangan yang dikutip dari humas.polri.go.id, Sabtu (6/7).

Menurut laporan, kejadian tersebut terjadi di Jalan Lintas Sesar, Desa Sesar, pada Kamis, 4 Juli 2024. Saat itu, NAB sedang mengendarai sepeda motor sendirian dari arah Desa Sesar menuju Kota Bula.

"Waktu itu saya pulang beli ikan dari Desa Sesar, tepat ketika saya sampai di depan pencucian motor, ada seorang laki-laki tak dikenal menggunakan motor Vario berwarna hitam dengan plat nomor DE 3354, menyalip motor saya setelah dan langsung melakukan pencabulan dengan memegang payudara saya yang sebelah kanan," jelas NAB yang kemudian melaporkan pelaku ke polisi.

Berdasarkan keterangan dari NAB terkait identitas kendaraan terduga pelaku, tim buser Polres SBT bergerak cepat dan berhasil menangkap AR pada Sabtu, 6 Juli 2024, sekitar pukul 12.05 WIT.

"Kami langsung bergerak cepat dan tadi sekitar pukul 12.05 WIT, Sabtu (6/7) terduga kami giring ke Polres," ungkap Kanit Buser Aiptu L. Kubangun.

Aiptu Kubangun menjelaskan, timnya mendatangi terduga pelaku yang sedang berada di Jln. Darrusalam, Kota Bula. Meskipun AR sempat mengelak, namun setelah diperlihatkan bukti, akhirnya ia pasrah dan bersedia digiring ke Mapolres SBT.

"Plat nomor terduga pelaku dihapal oleh korban, dari situ kami melacak keberadaan terduga pelaku ini," tutur Kubangun.

 

Komentar