Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28
NEWS

Personil Penjaga Pantai China dan Filipina Saling Serang

Personil Penjaga Pantai China dan Filipina Saling Serang
Konfrontasi antara Penjaga Pantai China dan Filipina (Dok Tangkapan Video)

ASKARA — Situasi di Laut China Selatan kembali memanas menyusul insiden konfrontasi antara penjaga pantai China dan Filipina. Kejadian ini terjadi ketika personel penjaga pantai Filipina mendekati pangkalan militer Sierra Madre di kawasan sengketa untuk mengirimkan logistik.

Menurut laporan yang dihimpun redaksi, kapal penjaga pantai Filipina sedang dalam misi rutin untuk mengirim pasokan ke pangkalan Sierra Madre yang terletak di Terumbu Ayungin (Second Thomas Shoal), sebuah terumbu karang yang diklaim oleh kedua negara. Namun, saat kapal tersebut mendekati area tersebut, kapal penjaga pantai China segera menghampiri dan menghadang seperti yang tergambar dalam video yang dikutip, Jumat (21/6).

Dalam video terlihat personil penjaga pantai China disiram air, dan salah satu personil yang disiram menusuk perahu karet penjaga pantai Filipina dengan pisau.

Insiden ini menambah ketegangan di wilayah Laut China Selatan yang memang sudah lama menjadi titik sengketa antara beberapa negara, termasuk China, Filipina, Vietnam, Malaysia, dan Brunei. Kawasan ini penting secara strategis dan ekonomi, dengan jalur pelayaran utama dan potensi sumber daya alam yang melimpah.

Para analis memperingatkan bahwa ketegangan semacam ini berpotensi memicu konflik lebih besar jika tidak dikelola dengan baik. Komunitas internasional menyerukan agar kedua belah pihak menahan diri dan menyelesaikan perselisihan melalui dialog diplomatik.

Menteri Luar Negeri Filipina telah mengajukan protes resmi kepada pemerintah China dan meminta dukungan dari sekutu internasional untuk menekan China agar menghormati hukum laut internasional. Sementara itu, Beijing menegaskan kembali klaimnya atas hampir seluruh Laut China Selatan berdasarkan peta sejarahnya.

Konflik di Laut China Selatan ini terus menjadi tantangan bagi stabilitas kawasan Asia Tenggara dan memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang berkepentingan demi tercapainya solusi damai dan berkelanjutan.

 

 

Komentar