Selasa, 16 Juli 2024 | 13:21
NEWS

Jajaran Polda NTT Serahkan Puluhan Hewan Kurban

Jajaran Polda NTT Serahkan Puluhan Hewan Kurban
Polda NTT dan 21 Polres jajarannya menyumbangkan sebanyak 46 ekor sapi dan 53 ekor kambing (Dok Humas Polda)

ASKARA - Dalam rangka peringatan Idul Adha 2024, Polda NTT dan 21 Polres jajarannya menyumbangkan sebanyak 46 ekor sapi dan 53 ekor kambing untuk dipotong. Daging hewan kurban tersebut dibagikan kepada ribuan warga di 120 titik di wilayah NTT.

Penyerahan hewan kurban dilakukan Kapolda NTT, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A., didampingi Wakapolda NTT Brigjen Pol. Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum., Irwasda Polda NTT Kombes Pol. I Made Sunarta, M.H., dan sejumlah pejabat utama Polda NTT di Masjid Al-Muawwanah Polda NTT, Senin (17/6).

Pemotongan hewan kurban dilaksanakan serentak di Polda NTT dan 21 Polres jajaran. Tahun ini, jumlah hewan kurban yang disembelih meningkat dibanding tahun 2023 lalu, dimana Polda NTT dan Polres jajarannya menyembelih 40 ekor sapi dan 48 ekor kambing. Di Polda NTT sendiri, ada 12 ekor sapi dan 14 ekor kambing yang dipotong.

Daging hewan kurban didistribusikan kepada anak yatim, masyarakat kurang mampu, eks pengungsi, dan penghuni panti asuhan. Secara khusus, daging yang dipotong di Polda NTT dibagikan kepada warga di asrama Polda NTT, janda, dan anak yatim sekitar asrama, serta warga kurang mampu di berbagai desa di Kabupaten Kupang, seperti Desa Raknamo, Manamas, Merdeka, Oebelo 1, Oebelo 2, Noelbaki, Takari, Manikin, Boneana, Hidayatulah, dan Tablolong.

Dengan tema ‘Idul Adha mengukuhkan nilai kepatuhan dan semangat pengabdian Polri guna mewujudkan Kamtibmas menuju Indonesia maju’, perayaan Idul Adha kali ini juga dihadiri oleh Penjabat Gubernur NTT, Ayodia Kalake, yang turut menyumbangkan satu ekor sapi kepada panitia Idul Adha di Polda NTT.

"Perayaan Idul Adha di NTT berlangsung aman dan kondusif," kata Ayodia.

Setiap tahun, Pemprov NTT memberikan bantuan hewan kurban dengan harapan kaum dhuafa bisa merasakan kebahagiaan dan bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

“Refleksikan bahwa Idul Adha sebagai ibadah dan aspek sosial karena berbagi dengan fakir miskin dan kaum dhuafa,” ucap Pejabat Gubernur NTT.

Ia juga mengapresiasi peran pemuka agama yang turut merawat toleransi di NTT.

Sementara itu, Kapolda NTT menegaskan, pemotongan hewan kurban ini menunjukkan bahwa Polri menghormati dan menghargai toleransi umat beragama. Daging hewan kurban dari 46 sapi dan 53 ekor kambing di seluruh Polres jajaran dibagikan kepada mereka yang kurang mampu di 120 titik.

“(Daging) dibagikan kepada warga yang membutuhkan bahwa Idul Adha memiliki makna berbagi dari Polri kepada yang beruntung untuk mendapatkan sebagian dari potongan daging hewan kurban,” pungkas Kapolda NTT.

 

 

Komentar