Kamis, 18 Juni 2026 | 05:18
NEWS

Anggota Komisi V DPR Soroti Kecelakan Pesawat Latih di BSD Tangerang

Anggota Komisi V DPR Soroti Kecelakan Pesawat Latih di BSD Tangerang
Anggota Komisi V DPR Syarif Abdullah Alkadrie

ASKARA - Anggota Komisi V DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie menilai, harus ada pemeriksaan ulang terhadap pesawat latih. Sehingga peristiwa kecelakaan itu tak kembali terjadi.

Demikian disampaikan Syarif menanggapi peristiwa kecelekaan pesawat latih yang terjadi di wilayah BSD, Tangerang, Banten pada Minggu (19/5) kemarin. Di mana dalam peristiwa itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

"Kecelakaan pesawat latih ini kan sudah beberapa kali jatuh yah. Maka ini harus ada pemeriksaan secara ulang secara keseluruhan, termasuk kondisi pesawat itu sendiri," kata Syarif di Nusantara I, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (21/5).

Menurut Syarif, pesawat latih juga harus benar-benar diperhatikan kelaiakan terbangnya. Mengingat, pesawat latih juga diterbangkan oleh manusia. Sehingga aspek keselamatannya perlu diperhatikan secara menyeluruh.

"Pesawat latih juga standarnya harus sama dengan pesawat komersial lainnya," jelas Syarif.

Komisi V DPR, lanjut Syarif, berencana akan membahas hal ini bersama Kementerian Perhubungan. Pembahasan itu mengenai aspek keselamatan dalam dunia pernerbangan. Sehingga, kecelakaan pesawat ini bisa diminimalisir.

"Kita lihat sudah beberapa kali ini kecelakaan, tidak lama juga kan. Jadi jangan mentang-mentang pesawat latih, pesawatnya gak kapabel, tidak memenuhi standar dari mesinnya atau pesawatnya sudah cukup lama. Nah, hal-hal ini harus menjadi perhatikan," katanya.

Ketika disinggung mengenai rute pesawat latih dari Tanjung Lesung menuju Pondok Cabe, politikus Partai NasDem ini menegaskan, pesawat latih ini harus disesuaikan jarak tempuhnya.

"Kalau kemampuannya hanya sekian jam, dia harus diistirahatkan. Kalau memenuhi standarnya. Kalau standarnya hanya sekian jam, ya maka harus diperketat. Kementerian perhubungan selaku pemilik regulasi harus memperhatikan," jelas dia.

Komentar