Jumat, 03 Juli 2026 | 06:31
TRAVELLING

Cerita di Balik Berdirinya Kampung Horta

Cerita di Balik Berdirinya Kampung Horta
Kampung Horta menjadi salah satu wisata edukasi yang tersembunyi namun ramai didatangi pengunjung (Dok Auliya)

Auliya Asyifa Rozen. Saya
Mahasiswi program studi Komunikasi Digital dan Media SV IPB University

 
ASKARA - Wisata edukasi menjadi salah satu kegiatan wisata yang diminati anak-anak yang menemlung bangku sekolah dan tenaga pengajar. Dengan muatan pendidikan di dalamnya, membuat tidak sedikit orang tua dan guru-guru yang menjadikan wisata edukasi ini menjadi salah satu hiburan bagi anak didiknya. Wisata edukasi menjadi salah satu strategi yang mereka pilih untuk melestarikan kawasan, ilmu, dan budaya yang memiliki nilai historis. 

Salah satu wisata edukasi yang ramai dikunjungi baik wisatawan local maupun luar kota adalah Kampung Horta. Kampung Horta menjadi salah satu wisata edukasi yang tersembunyi namun ramai didatangi pengunjung. Dengan suasana yang dikelilingi pemandangan sawah hijau dan saung dari kayu yang sangat menjujung nilai alam, menjadi salah satu alasan mengapa banyak pengunjung yang betah bermain ke tempat ini.

Kampung Horta sendiri berlokasi di Kp. Selahuni, Desa Ciomas Rahayu, Kec. Ciomas, Bogor. Kampung Horta Bogor telah berdiri sejak tahun 2013 dan merupakan UMKM di bidang hospitality wisata edukasi. Selain suasananya yang unik di tengah perkotaan, nama “Kampung Horta” sendiri memiliki latar belakang loh. Hal itu bermula karena kampung tersebut menyediakan wisata edukasi membuat “Boneka Horta” yang diproduksi sendiri oleh warga setempat. Boneka ini sangat unik dibanding boneka lainnya. Boneka Horta merupakan boneka yang bisa dibentuk dan menummbuhkan rumput. Berbahan dasar serbuk kayu yang dibungkus dengan kain stocking tipis, tak lupa dilengkapi dengan bibit rumput. Tujuan serbuk kayu tersebut dingkus ialah supaya dapat dibentuk sesuai dengan keinginan anak-anak, sererti manusia, hewan, robot, atau selayaknya boneka pada umumnya.

Tujuan dibentuknya Boneka Horta ini ialah untuk mengurangi limbah serbuk kayu yang dibuang sembarangan oleh pabrik setempat. Oleh karena itu, dengan kepekaan dan rasa inisiatif yang besar, dibentuklah serbuk kayu tersebut menjadi boneka yang nantinya bisa tumbuh rumpur guna menarik perhatian masyarakat, khususnya anak-anak, supaya bisa belajar dan merawat tanaman dengan menyenangkan melalui Boneka Horta.
 

Komentar