Rabu, 22 Juli 2026 | 00:42
NEWS

PLBN Sota sebagai Pintu Perlintasan dan Penjaga Kedaulatan NKRI

PLBN Sota sebagai Pintu Perlintasan dan Penjaga Kedaulatan NKRI
Foto bersama di PLBN Sota

ASKARA - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota, yang terletak di Kabupaten Merauke, Papua, kembali menarik perhatian dalam kunjungan kerja yang dilakukan oleh Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan, Irjen Pol Makhruzi Rahman, S.I.K, MH, pada Kamis (2/5) lalu. 

Menurut Makhruzi, PLBN Sota tidak luput dari tanggung jawabnya sebagai penjaga kedaulatan negara Republik Indonesia. Hal ini ditekankan oleh Deputi II, bahwa keamanan dan kedaulatan di kawasan perbatasan harus dijaga secara ketat oleh pemerintah daerah Merauke, TNI, dan Polri.

"PLBN Sota bukan hanya sekadar pos lintas batas, namun juga merupakan simbol dari perwujudan kawasan perbatasan negara sebagai halaman depan dan beranda negara," ungkap Makhruzi.

Salah satu yang menjadi sorotan dilapangan, adalah kondisi sekitar 200 keluarga warga negara Papua Nugini (PNG) yang saat ini bekerja di perkebunan (PT PAL) di wilayah Merauke, Papua. Mereka menginginkan status kewarganegaraan Indonesia, namun hingga kini permintaan tersebut masih belum terealisasi. "Kita akan coba cari penyelesaiannya," ujarnya. 

Dengan optimalisasi peran dan potensinya, Makhruzi berharap, PLBN Sota dapat menjadi model bagi pengembangan kawasan perbatasan negara yang lainnya, serta menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di kawasan sekitarnya.

"Tidak hanya itu, kebutuhan akan produk unggulan Indonesia seperti beras, tepung terigu, tepung beras, pinang, sirih, dan bawang merah di Papua Nugini juga menjadi perbincangan," ujar Irjen Pol Makhruzi Rahman

Dengan PLBN Sota sebagai pos lintas batas, diharapkan proses perdagangan antar negara dapat berlangsung lebih lancar dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di kedua sisi perbatasan.

Komentar