Di Kawasan Pecinaan Petak 9 Glodok Ada Apa Saja?
ASKARA - Petak 9 berlokasi di Gang Pancoran, Glodok. Sebagai sebuah pecinan, tentunya daerah ini sangat kental akan unsur-unsur Tionghoa. Mulai dari rumah-rumah, dekorasi, toko-toko, hingga banyaknya klenteng yang tersebar di sekitar kawasan ini.
Mengenai awal mula penamaan Petak 9 sendiri memang masih belum diketahui secara pasti, Ada yang menyebutkan bila daerah yang satu ini dulunya terdapat rumah yang terdiri atas 9 petak. Yang mana, di daerah tersebut terdapat sebuah kedai kopi favorit masyarakat sekitar.
Sehingga, ketika ada yang berkunjung ke kedai tersebut dan ditanya hendak kemana, maka jawabannya hendak pergi ke petak 9. Sejak saat itu, nama Petak 9 pun semakin dikenal dan digunakan oleh masyarakat hingga sekarang, walaupun kini rumah yang terdiri atas 9 petak itu sudah tidak ada.
Petak 9 ini juga dulunya menjadi wilayah isolasi untuk para etnis Tionghoa pasca peristiwa Geger Pecinan pada 1740. Lambat laun, kawasan ini semakin berkembang menjadi sebuah pemukiman yang mana terjadi berbagai aktivitas ekonomi di sana.
Petak 9 ini telah semakin berkembang, bahkan menjadi sebuah tujuan wisata yang mempunyai keunikannya tersendiri. Berbagai tempat baik itu sebagai tujuan kuliner, ibadah, wisata sejarah, dan berbagai tempat lainnya telah menjadi ‘nilai jual’ dari tempat ini.
Misalnya saja, ada Kim Tek Ie atau Vihara Dharma Bhakti sebagai klenteng tertua di Jakarta yang sudah berdiri sejak 1650.
Selain itu, Petak 9 juga ibarat sebuah surga bagi penikmat kuliner khas Tionghoa. Ada Bakmi Amoy yang rasanya sudah melegenda di kalangan penggemar bakmi, lalu ada pula Rujak Shanghai Encim, Chingcofan Pak Karim, Pantjoran Tea House, dan ada juga kedai kopi tradisional berusia ratusan tahun yang hingga sekarang masih memiliki tempat tersendiri di hati pecinta kopi, yaitu Kopi Es Tak Kie, masih banyak lagi makanan lainnya.

Komentar