Rabu, 17 Juni 2026 | 22:07
COMMUNITY

Temukan 75 Pendaki Gunung Marapi, BKSDA Pastikan Banyak Pendaki Ilegal Belum Ditemukan

Temukan 75 Pendaki Gunung Marapi,  BKSDA Pastikan Banyak Pendaki Ilegal Belum Ditemukan
BKSDA Temukan 75 Pendaki Gunung Marapi

ASKARA - Pihak BKSDA Provinsi Sumbar menemukan 75 pendaki gunung Marapi karena yang sedang mengalami erupsi. Namun, dipastikan masih ada pendaki yang masuk secara ilegal kini masih terjebak.

"Tadi pagi dapat informasi yang satu ini sudah menuju ke rumah sakit, jadi berdasarkan data sudah lengkap 75," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat (Sumbar) Kombes Pol. Dwi S, Rabu (6/12).

"Data yang kita dapat 75 itu dari pendaki melalui yang terdaftar di online. Dikhawatirkan, masih banyak pendaki lain yang tidak mendaftar melalui aplikasi," lanjutnya.

Menurutnya, berdasarkan data dari posko pengaduan di rumah sakit hingga tadi malam, masih ada 30 keluarga yang belum menerika informasi terkait nasib para pendaki.

Kini, petugas masih melakukan  penyisiran untuk menemukan mereka 

"Berarti masih ada tujuh lagi yang harus dicari," jelasnya.

Dia mengatakan situasi penyisiran di puncak Gunung Marapi memang terkendala cuaca. Kerap turunnya hujan membuat jalan pendakian menjadi licin.

Selain itu, kabut juga menjadi tantangan proses evakuasi. Bahkan, erupsi sendiri masih terus terjadi hingga saat ini.

“SDM daripada tim evakuasi ini memang tidak semua menguasai medan, jadi pada saat kegiatan evakuasi hari ketiga, kami mengikutsertakan masyarakat yang mengetahui situasi di sana,” ungkapnya.

Dia menuturkan, masyarakat di sekitar Gunung Marapi sendiri, masih beraktivitas seperti biasa. Sebab, lokasi erupsi jauh dari pemukiman masyarakat.

Komentar