Senin, 08 Juni 2026 | 08:53
COMMUNITY

Fachry Ali, Joko Pinurbo, Andrijono, Dan Carina Joe Meraih Penghargaan Achmad Bakrie XIX 2023

Fachry Ali, Joko Pinurbo, Andrijono, Dan Carina Joe Meraih Penghargaan Achmad Bakrie XIX 2023
Parfa penerima penghargaan Achmad Bakrie XIX 2023 (ist)

ASKARA - Tahun ini, Penghargaan Achmad Bakrie kembali mempersembahkan penghargaan kepada empat individu berprestasi dalam bidangnya masing-masing. Keempat penerima Penghargaan Achmad Bakrie XIX yang dihormati adalah: Fachry Ali di bidang Pemikiran Sosial, Joko Pinurbo di bidang Sastra, Andrijono di bidang Kedokteran, dan Carina Joe di bidang Sains.

Aninditha Anestya Bakrie, yang karib disapa Ditha, memimpin sebagai Ketua Penyelenggara Penghargaan Achmad Bakrie XIX. Proses seleksi ketat dilakukan oleh tim juri terdiri dari anggota Freedom Institute, perwakilan Bakrie Group, serta para pakar dan konsultan independen.

Ditha menjelaskan, "Para penerima penghargaan tahun ini adalah individu Indonesia yang telah lama mengabdikan diri dalam berkarya yang memberikan manfaat bagi banyak orang. Ini sejalan dengan prinsip-prinsip H. Achmad Bakrie mengenai cinta pada Indonesia dan memberikan manfaat kepada masyarakat."

Rizal Mallarangeng, Co-Founder PAB dan Direktur Eksekutif Freedom Institute, mengungkapkan bahwa melalui diskusi yang cermat, tim juri memutuskan untuk memberikan penghargaan kepada empat tokoh luar biasa dalam empat bidang yang berbeda.

Fachry Ali dari Jakarta diberikan penghargaan atas kontribusinya di bidang Pemikiran Sosial, karena telah memanfaatkan ilmu sosial untuk memahami Islam Indonesia serta memperkenalkan pemikiran sosial kepada komunitas intelektual Islam di Indonesia.

Joko Pinurbo dari Yogyakarta dihargai atas karya puisinya yang menggabungkan kekayaan puisi lirik dengan budaya populer dan kritik sosial yang tajam.

Andrijono dari Jakarta mendapat penghargaan karena penemuannya dalam deteksi dini kanker rahim (serviks) melalui air kemih, yang dianggap sebagai langkah revolusioner dalam membantu kaum perempuan menghadapi penyebab meninggal kedua tertinggi setelah kanker payudara.

Carina Joe dari London diberikan penghargaan atas hasil risetnya yang turut berkontribusi dalam percepatan penemuan vaksin AstraZeneca, yang berperan penting dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Penghargaan Achmad Bakrie XIX akan diselenggarakan oleh Keluarga Bakrie dengan dukungan dari Bakrie Group melalui Bakrie Untuk Negeri. Freedom Institute dan VIVA Group juga turut berkolaborasi dalam penyelenggaraan acara prestisius ini.

Sejak pertama kali diadakan pada tahun 2003 hingga tahun 2022 lalu, Penghargaan Achmad Bakrie telah diberikan kepada 82 penerima, termasuk 78 individu dan 4 lembaga atau kelompok. Dengan tambahan penerimaan tahun ini, jumlah penerima penghargaan saat ini mencapai 86.

Para penerima penghargaan adalah tokoh-tokoh yang menghasilkan karya inspiratif yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini sejalan dengan prinsip-prinsip pendiri Bakrie, H. Achmad Bakrie (1916-1988), yang tertuang dalam filosofi Bakrie atau Trimatra Bakrie, yakni: cinta pada Indonesia, memberikan manfaat, dan kebersamaan.

Sebagai bagian dari tradisi Penghargaan Achmad Bakrie, sebuah malam ramah-tamah akan diadakan sebelum acara utama. Pada malam tersebut, para penerima penghargaan akan diundang untuk berinteraksi dengan keluarga Bakrie sebagai tanda penghormatan terhadap prestasi mereka.

Acara penganugerahan Penghargaan Achmad Bakrie XIX akan diadakan di Ciputra Artpreneur Theatre. Acara ini akan dimeriahkan oleh pembawa acara Andromeda Mercury dan Maria Assegaf dari TV One, serta penampilan istimewa dari penyanyi Mawar De Jongh dan Rahmania. Beberapa pihak lain juga terlibat dalam acara ini, termasuk Magenta Orchestra, Alffy Rev sebagai komposer dan produser musik, serta Inkomee Creative yang merupakan lulusan Institut Kesenian Jakarta.

Tahun ini, Penghargaan Achmad Bakrie XIX melibatkan generasi milenial dan Gen Z dengan konsep yang menarik dan tetap elegan, sehingga dapat dinikmati oleh semua kalangan generasi.(TB)

Komentar