Kamis, 07 Desember 2023 | 03:39
SELEBRITAS

Penyanyi Era 1980, Cici Sumiati Meninggal Dunia

Penyanyi Era 1980, Cici Sumiati Meninggal Dunia
Cici Sumiati dan Atiek CB (Dok IG Cici Sumiati)

ASKARA - Dunia hiburan tanah air berduka dengan berpulangnya Cici Sumiati. Penyanyi yang populer di era 1980-an itu meninggal dunia saat menghadiri sebuah acara di Bandung, Jawa Barat pada Sabtu, 19 Agustus kemarin.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Stanley Tulung. Melalui akun Instagram pribadinya, ia mengunggah foto Cici Sumiati dan berharap mendiang mendapat ketenangan di sisi Sang Pencipta.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Malam tadi dikejutkan beberapa chat WA yang memberitahu bahwa Mba Cici Sumiati berpulang di Bandung,” tulis Stanley Tulung pada keterangan unggahannya, dilihat Senin, 21 Agustus.

“Selamat jalan menuju keabadian sejati. Semoga lapang jalanmu di sana, dan juga tenang di sisi-Nya yah Mba Cici sayang,” sambungnya.

Salah satu kerabat, melalui kolom komentar menginformasikan bahwa kepergian Cici Sumiati ke Bandung untuk menghadiri resepsi pernikahan saudaranya. Ia sempat ke atas panggung musik dan bernyanyi, namun secara tiba-tiba penyanyi kelahiran Blitar itu kolaps.

"Meninggal saat acara resepsi nikahan saudara di Bandung. Sesaat waktu nyanyi di atas panggung tiba-tiba di tengah-tengah bernyanyinya jatuh dan tidak tertolong," tulis akun @citradewiq.

Jenazah Cici Sumiati diketahui dibawa kembali ke rumah duka di Bintaro, Tangerang Selatan.

Sebagai informasi, Cici Sumiati menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 58 tahun. Ia lahir di Blitar, Jawa Timur pada 13 Februari 1965. Ibunya, Sumiati merupakan pelawak yang tergabung dengan kelompok lawak legendaris Srimulat.

Memulai karier sebagai penyanyi pop, pertemuan Cici dengan Idang Rasjidi membuatnya berkenalan dengan musik jazz yang kemudian melambungkan namanya. Ia juga pernah bergabung dengan band Funk Section.

Sepanjang kariernya, beberapa lagu terkenal yang pernah dipopulerkan Cici Sumiati diantaranya Dimabuk Asmara, Sejam Lagi, Cinta Suci, Apa Gunanya Kesetiaan dan Demi Keutuhan Cinta.

Komentar