Kamis, 04 Juni 2026 | 06:40
COMMUNITY

Kolaborasi Founder and CEO A+ Comunications dan PWI Pusat Gelar Pelatihan Jurnalistik Lingkungan Hidup.

Kolaborasi Founder and CEO A+ Comunications  dan  PWI Pusat Gelar Pelatihan Jurnalistik Lingkungan Hidup.
Pertemuan Founder and CEO A+ Comunications dengan PWI Pusat (Dok Humas PWI)

ASKARA - Founder and CEO A+ Comunications mengadakan pertemuan dengan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat untuk menjajaki kolaborasi pelatihan Jurnalistik Peduli Lingkungan.

Pertemuan tersebut berlangsung di Sekretariat PWI Pusat yang dihadiri Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, Sekjen PWI Mirza Zulhadi, Wabendum PWI Dar Edi Yoga, Humas PWI Mercys Charles Loho, Penguji UKW PWI TB Adhi dan Founder and CEO A+ Comunications Myrna Soeryo bersama Tim, Kamis (15/06).

Dalam pertemuan yang penuh keakraban tersebut, Founder and CEO A+ Comunications mengajak PWI Pusat untuk melakukan kolaborasi pelatihan penulisan jurnalistik terkait lingkungan hidup

Menanggapi ajakan itu, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari menyambut baik kegiatan pelatihan penulisan tentang lingkungan hidup yang diperuntukan bagi wartawan anggota PWI di sejumlah daerah.

"Pelaksanaan kegiatan workshop ini sangat bagus sekali, kita membutuhkan ilmu jurnalistik yang berkaitan dengan penulisan lingkungan hidup," ujar Atal S Depari.

Dalam kesempatan itu, CEO A+ Comunications Myrna Soeryo mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk Workshop dan Fellowship mengenai penulisan lingkungan hidup, berdasarkan fakta dan prinsip memeriksa dan menyeimbangkan materi yang akan ditulis.

"Begitu pula para pembicaranya adalah orang-orang yang memiliki pengalaman dalam menyajikan tulisan di bidang lingkungan hidup," ujarnya.

Ditambahkannya, melihat antusias dari teman-teman wartawan yang cukup tinggi untuk mengikuti kegiatan ini, Myrna berharap dapat berkolaborasi dengan PWI Pusat. 

"Sehingga kami bisa mendapatkan masukan apa yang dibutuhkan wartawan," tambahnya.

Sementara, salah satu wartawan yang telah mengikuti Workshop dan Fellowship, penulisan lingkungan hidup, Eka Ardimiyati mengungkapkan bahwa menulis lingkungan hidup ini membutuhkan ketelitian serta banyak referensi tentang apa yang ingin di gali, terkait dengan lingkungan tersebut. 

"Saya mengikuti pelatihan ini bersama anggota PWI Depok," kata Eka.

Komentar