Selasa, 21 Mei 2024 | 20:38
OPINI

Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya: Langkah Penting Menuju Pendidikan yang Lebih Berkualitas di Indonesia

Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya: Langkah Penting Menuju Pendidikan yang Lebih Berkualitas di Indonesia
Suasana belajar di luar kelas di salah satu sekolah (Dok Pixabay)

ASKARA - Pendidikan di Indonesia telah mengalami banyak perubahan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk diluncurkannya kebijakan Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya. Kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia dengan  memberikan lebih banyak kebebasan kepada siswa dalam memilih dan mengembangkan minat dan bakat mereka.

Merdeka Belajar memungkinkan siswa untuk memilih mata pelajaran yang mereka minati, mengikuti program belajar mandiri, dan belajar di luar kelas. Merdeka Berbudaya, di sisi lain, memungkinkan siswa untuk mengembangkan minat mereka dalam seni dan budaya dengan memberikan lebih banyak waktu dan dukungan untuk kegiatan budaya di sekolah.

Dalam opini saya, Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya adalah  kebijakan yang sangat penting untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Kebijakan ini membantu siswa untuk mengembangkan minat mereka dan menemukan bakat mereka, yang pada gilirannya akan membantu mereka dalam mencapai kesuksesan di masa depan.

Saat ini, banyak siswa di Indonesia yang merasa bosan dan tidak termotivasi untuk belajar di sekolah. Mereka merasa bahwa sistem pendidikan yang ada terlalu terpusat pada pemerintah dan kurikulum yang kaku, sehingga tidak memberikan ruang bagi kebebasan dan kreativitas. Oleh karena itu, dengan adanya Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya, siswa dapat merasa lebih termotivasi dan tertarik untuk belajar.

Merdeka Belajar juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan belajar mandiri. Dalam sistem pendidikan tradisional, siswa seringkali hanya mengikuti apa yang diajarkan oleh guru tanpa memahami konsep di baliknya. Namun, dengan Merdeka Belajar, siswa dapat belajar secara mandiri dan menemukan cara belajar yang sesuai dengan gaya belajar mereka sendiri. Hal ini akan membantu siswa menjadi lebih mandiri dan lebih siap untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Sementara itu, Merdeka Berbudaya membantu siswa untuk mengembangkan minat dan bakat mereka dalam seni dan budaya. Ini sangat penting karena banyak siswa di Indonesia yang memiliki minat dalam seni dan budaya namun tidak mendapatkan dukungan yang cukup dari sekolah mereka.

Dengan adanya Merdeka Berbudaya, siswa dapat mengeksplorasi minat mereka dan belajar lebih dalam tentang seni dan budaya Indonesia. Hal ini juga akan membantu melestarikan kebudayaan Indonesia dan meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai budaya kita di kalangan  generasi muda.

Namun, ada beberapa tantangan yang harus diatasi dalam implementasi kebijakan Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya. Salah satunya adalah masalah sumber daya. Tidak semua sekolah memiliki sumber daya yang cukup untuk mendukung implementasi kebijakan ini, seperti peralatan dan fasilitas yang memadai untuk kegiatan seni dan budaya. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberikan dukungan dan alokasi anggaran yang cukup untuk memastikan keberhasil implementasi kebijakan ini di seluruh sekolah di Indonesia.

Selain itu, masih ada juga tantangan dalam mengubah pola pikir dan budaya sekolah yang terkadang terlalu terikat pada aturan dan kurikulum yang kaku. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan peran aktif dari seluruh pemangku kepentingan di dunia pendidikan, termasuk guru, kepala sekolah, orangtua, dan siswa.

Guru harus dapat mengadopsi pendekatan pembelajaran yang lebih terbuka dan fleksibel, sehingga siswa dapat memperoleh kebebasan dalam memilih materi pelajaran yang ingin dipelajari. Kepala sekolah juga harus dapat mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya di sekolah mereka dengan memberikan dukungan dan fasilitas yang dibutuhkan.

Orangtua juga harus memahami dan mendukung kebijakan ini dengan memotivasi anak-anak mereka untuk mengeksplorasi minat mereka dalam seni dan budaya. Terakhir, siswa sendiri juga harus memiliki semangat belajar yang tinggi dan memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh kebijakan Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya dengan sebaik-baiknya.

Dalam kesimpulannya, kebijakan Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya adalah langkah penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Kebijakan ini memberikan kebebasan dan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat mereka, serta membantu mereka dalam menjadi lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Namun, masih ada beberapa tantangan yang harus diatasi dalam implementasi kebijakan ini, dan diperlukan peran aktif dari seluruh pemangku kepentingan di dunia pendidikan untuk memastikan keberhasilan kebijakan ini di seluruh sekolah di Indonesia.


Penulis: Dian Nurlia Purnama Sari, S. Pd.
Guru di TK PKK 2 Sentul, Kota Blitar

Komentar