Sabtu, 22 Juni 2024 | 02:51
NEWS

Puja Genta Pinara Pitu dan Doa Bersama untuk Kesuksesan KTT G20

Puja Genta Pinara Pitu dan Doa Bersama untuk Kesuksesan KTT G20
Puja Genta Pinara Pitu dan doa bersama dalam rangka kesuksesan presidensi KTT G20 (Dok Doni)

ASKARA - Ribuan pemangku/pemimpin adat dari seluruh desa adat di Bali bersama sejumlah pemimpin agama berkumpul di Nusa Dua, Badung, Bali, untuk berdoa bersama berharap Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dapat menciptakan perdamaian dunia, Rabu (26/10). 

Kegiatan doa bersama ini dipimpin Pemimpin Agama Hindu di Bali, Pandita Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun dan dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster serta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan menyambut baik kegiatan doa bersama tersebut mengingat KTT G20 di bawah kepemimpinan Indonesia berlangsung di tengah adanya konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina.

“Biarlah nanti pemimpin-pemimpin dunia kumpul di sini dalam keadaan damai. Ukraina dan Rusia bisa damai. Amerika dan China bisa bertemu. Presiden Joko Widodo akan menjadi jembatan untuk mengatasi perbedaan-perbedaan itu. Upaya (menciptakan perdamaian) itu tentu akan dilakukan dan sedang dilakukan,” kata Luhut

Gubernur Bali I Wayan Koster dalam sambutannya menjelaskan kegiatan doa bersama yang disebut Puja Genta Pinara Pitu, merupakan upaya masyarakat Bali, yang mayoritas beragama Hindu, memuliakan KTT G20 yang berlangsung di Nusa Dua pada 15–16 November 2022.

Dikatakannya, tujuan acara doa bersama ini untuk memohon restu alam semesta agar seluruh rangkaian Presidensi G20 berjalan dengan lancar, nyaman, aman, damai, dan sukses. 

"Selain itu, acara ini bertujuan mewujudkan kedamaian dan perdamaian diiringi kemajuan peradaban Indonesia dan dunia pada umumnya dengan tatanan kehidupan era baru setelah pandemi COVID-19," kata Koster.

Ia menjelaskan tatanan kehidupan era baru itu harus diiringi oleh semangat kebersamaan yang sejalan dengan tagline Presidensi Indonesia di G20, yaitu Recover Together, Recover Stronger.

"Kegiatan doa bersama di Nusa Dua diikuti oleh 1.200 pemangku adat dari desa adat se-Bali," kata Koster.

Koster mengungkapkan jumlah peserta yang hadir melebihi perkiraan, karena target Pemerintah Provinsi Bali selaku penyelenggara adalah 1.000 orang.

Ditambahkannya, sebanyak 1.493 desa adat dari seluruh Bali ikut secara daring dengan menghadirkan paling sedikit 100 orang sehingga peserta kurang lebih mencapai 150 ribu orang.

Komentar