Minggu, 07 Juni 2026 | 19:55
NEWS

Jalan Panjang Penangkapan Anak Kiai Tersangka Pencabulan hingga Berganti 3 Jenderal

Jalan Panjang Penangkapan Anak Kiai Tersangka Pencabulan hingga Berganti 3 Jenderal
Ponpes Shiddiqiyyah Jombang (Dok Istimewa)

ASKARA - Moch Subchi Azal Tzani alias MSAT alias Mas Bechi, DPO kasus pencabulan santriwati akhirnya menyerahkan diri setelah dikepung selama sekitar 17 jam oleh tim gabungan Polda Jawa Timur, pada Kamis (7/7) sekitar pukul 23.00 WIB. 

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, MSAT langsung dibawa ke Mapolda Jatim untuk diperiksa. 

Selanjut, anak kiai kondang di Jombang itu akan diserahkan ke Kejaksaan Tinggi. 

“Proses ini sesuai prosedur hukum, karena ada korban polisi wajib melindungi masyarakat dan menangkap pelaku. Untuk proses lebih lanjut akan berkoordinasi dengan Kejati Jawa Timur," ujar Nico.

Dalam proses penangkapan Mas Bechi, sebanyak 320 orang diamankan di Polres Jombang karena mencoba menghalang-halangi. Di antaranya 70 warga Jombang, 40 anak-anak, dan sisanya dari luar Jombang. 

Kasus pencabulan dengan tersangka Mas Bechi mencuat ketika salah satu santriwati melaporkan MSAT pada 29 Oktober 2019 lalu. Pada 12 November 2019 terbit Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) bernomor B/175/XI/RES.124/2019/Satreskrim Polres Jombang.

MSAT kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Namun, selama ditangani Polres Jombang, MSAT tidak bisa tertangkap. Ayahnya, Muchtar Mu’thi yang merupakan kiai kondang di Jombang mencoba menghalangi penangkapan. 

Kasus pencabulan itu terus bergulir hingga diambil alih Polda Jawa Timur pada Januari 2020. Total berganti tiga jenderal pimpinan Polda Jatim, Mas Bechi belum sekalipun merasakan jeruji besi. 

Ketiga Kapolda Jatim tersebut masing-masing adalah Irjen Pol Luki Hermawan yang menjabat 13 Agustus 2018 hingga 1 Mei 2020. Kemudian Irjen Pol M. Fadil Imran yang menjabat dari 1 Mei 2020 hingga 16 November 2020. Lalu terakhir Irjen Pol Nico Afinta yang menjabat dari 16 November 2020 hingga sekarang. 

 

Komentar