Senin, 08 Juni 2026 | 03:26
NEWS

Demonstrasi Petani Kelapa Sawit di Kantor Airlangga, Ini 5 Tuntutannya

Demonstrasi Petani Kelapa Sawit di Kantor Airlangga, Ini 5 Tuntutannya
Kelapa Sawit (Dok ebtke.esdm.go.id)

ASKARA - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesi (Apkasindo) menggelar aksi demonstrasi dilarangnya ekspor minyak goreng dan crude palm oil (CPO), di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Jakarta, hari ini, Selasa (17/5). 

Ketua Umum DPP Apkasindo, Gulat ME Manurung mengatakan, demonstrasi juga bakal digelar di kawasan Patung Kuda, kawasan Monumen Nasional. 

Selanjutnya, massa akan bergerak ke Istana Presiden untuk bertemu Jokowi dan menyampaikan usulan para petani sawit. Aksi juga digelar serentak di 22 provinsi dan 146 kabupaten/kota. 

Para petani sawit membawa 5 tuntutan kepada Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertama, meminta Jokowi melindungi 16 juta petani sawit yang terdampak penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit sebesar 70 persen di 22 provinsi produsen sawit. 

Gulat mengatakan, larangan ekspor minyak goreng dan CPO telah berdampak langsung kepada anjloknya harga TBS kelapa sawit di seluruh Indonesia, khususnya sentra perkebunan kelapa sawit. 

Lantaran itu, Apkasindo mendesak pemerintah untuk mengkaji ulang larangan ekspor sawit dan minyak goreng. 

"Kami meminta Presiden untuk meninjau ulang kebijakan larangan ekspor sawit dan produk minyak goreng sawit (MGS) serta bahan bakunya karena dampaknya langsung ke harga TBS sawit," kata Gulat dalam keterangannya, dikutip Selasa (17/5). 

Puluhan petani kelapa sawit membawa sejumlah atribut aksi seperti bendera hingga spanduk yang berisi sejumlah tuntutan berkumpul di depan kantor Airlangga Hartarto, Selasa (17/5). 

Massa aksi menggunakan seragam putih yang bertuliskan "Selamatkan Petani Sawit Indonesia".

Satu mobil komando dengan pengeras suara berada di depan kantor kementerian yang dipimpin Airlangga Hartarto itu.

Dalam orasinya, petani sawit mendesak Airlangga Hartarto mencabut kebijakan larangan ekspor sawit.

"Cabut larangan ekspor sawit sekarang juga, segera revisi dan buat kebijakan yang menolong petani sawit," ujar salah seorang orator.

Komentar