Senin, 15 Juni 2026 | 17:34
NEWS

Caplok Asuransi Grup Lippo, Hanwha Life Indonesia Masih Cantumkan Nama Pegawai yang Sudah Berhenti

Caplok Asuransi Grup Lippo, Hanwha Life Indonesia Masih Cantumkan Nama Pegawai yang Sudah Berhenti
Hanwha Life Indonesia (Dok Hanwha Life Insurance)

ASKARA - Perusahaan asuransi jiwa dari Korea, PT Hanwha Life Insurance Indonesia disebut telah mengambil alih asuransi milik Grup me Lippo, PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) alias Lippo Insurance. 

Berdasarkan Conditional Sale and Purchase Agreement (Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat) tanggal 1 April lalu, diketahui Hanwha Life akan berencana untuk membeli 42,79 persen saham Inti Anugerah Pratama (IAP) di LPGI dan dan 14,9 persen saham Star Pacific (LPLI) di LPGI.

Artinya setelah pembelian ini, Hanwha akan menjadi pengendali dan memiliki porsi kepemilikan lebih besar dari gabungan saham yang dimiliki IAP dan LPGI yang masih berada dalam satu grup bisnis yang sama.

Perusahaan asuransi jiwa PT Hanwha Life Insurance Indonesia merupakan anak usaha dari Hanwha Life Insurance Co Ltd, di mana Hanwha Life Insurance Co Ltd memiliki 99,61 persen saham.

Berdasarkan publikasi laporan keuangan perusahaan, Hanwha Life pada tahun 2021 membukukan pendapatan senilai Rp224,64 miliar, naik dari periode yang sama pada setahun sebelumnya senilai Rp201,08 miliar.

Sebelumnya, kinerja Hanwha Life Insurance Co Ltd di tahun 2019 sempat jeblok akibat gejolak pasar yang terjadi. 

Jumlah klaim dan manfaat yang dibayarkan perusahaan Hanwha Life Indonesia sepanjang tahun 2021 tercatat senilai Rp58,90 miliar. Pendapatan premi tercatat senilai Rp37,57 miliar.

Adapun aset dan ekuitas yang dimiliki LPGI tahun 2021 tercatat naik tipis dari tahun sebelumnya. Aset perusahaan tercatat senilai Rp2,92 triliun dengan ekuitas berada di angka Rp871,83 miliar.

Pendapatan perusahaan melonjak 43,68 persen menjadi Rp1,75 triliun pada tahun 2021, dengan laba bersih naik 5,89 persen menjadi Rp98,38 miliar.

Berdasarkan hal tersebut di atas, terlihat perbedaan mencolok antara pendapatan premi LPGI yang mencapai Rp1,75 triliun dibanding Hanwha Life hanya sebesar Rp224,64 miliar.

Sementara, berdasarkan data perusahaan Hanwha Life Indonesia ditemukan sejumlah jabatan yang mana nama tersebut sudah tidak lagi menjabat dan berhenti dari perusahaan sejak tahun 2021 seperti, Actuary yang dijabat Yunto Nugroho, Human Resource masih menggunakan nama Riris Nur Hamidah dan Internal Audit masih nama Retza Denny.

Dalam penelusuran redaksi, nama CEO Hanwha Life Indonesia atas nama David Yeom, sementara di akun media sosialnya menggunakan nama Joshua Kyungseon Yeom.

Belum diketahui mengapa menggunakan dua nama yang berbeda. Redaksi mencoba menghubungi pihak Hanwha namun diarahkan untuk mengajukan pertanyaan melalui email.

Redaksi segera memuat bila sudah ada info resmi dari Hanwha Life Indonesia.

 

Komentar