Sinuhun Panembahan Agung Tedjowulan Gelar Sungkeman Pangabekten Bersama Warga
ASKARA - Mahamenteri /Sinuhun Panembahan Agung Tedjowulan dan Ibu Ratu Emas menerima warga yang menghadap untuk sungkeman di kegiatan upacara Sungkeman Pangabekten yang digelar di Sasana purno badran, Sabtu (7/5).
Upacara Sungkeman Pangabekten dibuka untuk warga. Juga dihadiri para abdi dalem, sentono dalem dan warga di sekitar Keraton Solo. Sambil menunggu upacara dimulai, ratusan warga dan abdi dalem duduk tenang , “Sedangkan para sentono dalem duduk di dalam Sasana dalam sasono purno badran,” demikian Abdi Dalem RT Eddy Indrajaya Nusaputra, C.CL melaporkan.
Suara Gending Sri Katon menandai Mahamenteri / Sinuhun Panembahan Agung Tedwulan dan Ibu Ratu Emas hadir di sasono purnomo badran. Keduanya kemudian duduk di kursi di dalam Sasana purnomo badran. “Selanjutnya, satu per satu warga menghadap Mahamenteri / Sinuhun Panembahan Agung dan Ibu Ratu Emas untuk sungkeman,” tuturnya.
Sementara itu, Pengageng Parentah KPH Adipati Daryonagoro, mengatakan upacara tersebut merupakan rangkaian dari upacara tradisi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Keraton Solo memiliki empat upacara adat saat bulan puasa dan Lebaran.

Keempatnya yakni, Malam Selikuran untuk menyambut lailatul qadar, Paring Dalem Zakat Fitrah atau penyaluran zakat fitrah dari Mahamenteri / Sinuhun Panembahan Agung dan Ibu Ratu Emas dan keluarga besar Keraton Solo melalui Masjid Agung Keraton Solo, Kirab Hajat Dalem Grebeg Syawal, serta upacara Pangabekten.
"Untuk Pangabekten ini diselenggarakan sesudah Syawal, jadi bakda kupat, kupat bumbunipun santen menawi lepat nyuwun agunging ngapunten ketupat bumbunya santan jika ada yang salah minta dimaafkan. Jadi ini tradisi ini sudah dilaksanakan sejak zaman dulu," kata KPH Adipati Daryonagoro.
Jelasnya, alasan upacara Pangabekten tahun ini digelar terbuka agar masyarakat semakin memahami budaya atau tradisi masyarakat Jawa yang bersumber dari Keraton Solo.
Warga dan masyarakat diberi kesempatan pertama kali untuk menyampaikan ucapan ngaturaken Sugeng Riyadi atau selamat Hari Raya Idulfitri kepada Mahamenteri / Sinuhun Panembahan Agung dan Ibu Ratu Emas. Baru kemudian giliran para abdi dalem dan sentono dalem.
Agung baru pertama kali warga dari luar kota solo ikut dan mengaku selama ini hanya bisa melihat dari media. Mahamenteri / Sinuhun Panembahan Agung dan Ibu Ratu Emas, Sekarang bisa ikut sungkeman dan bertemu langsung bertemu bersalaman.
"Baru pertama kali ini bisa melihat Mahamenteri - Sinuhun Panembahan Agung Tedjowulan langsung. Seneng dan bangga saya dari Medan," ujar Agung.

Komentar