Lagu Ibu Pertiwi (Motherland) Lagu Bajakan
Oleh: Mang Ucup *)
Masa sih lagu nasional dan lagu patriotik Indonesia dinilai sebagai lagu contekan. Kita merasa dicibirkan dan juga miris maupun tidak genah.
Apabila Lagu Ibu Pertiwi (Motherland) disebut hasil contekan / bajakan. Namun kita tidak bisa mengelak sebab ini adalah fakta nyata !
Budaya nyontek sudah merupakan budaya bangsa dalam hal ini kita tidak perlu munafik. Kita belajar nyontek sejak di sekolah SD.
Sebelumnya anda merasa tersinggung. Tanyalah sama diri sendiri. Apakah Anda bersedia beli CD / DVD Rp 50 ribu yang orisinil atau lebih baik pilih yang harga goceng (Rp. 5.000).
Saya tidak akan mempermasalahkan soal bajakan disini. Melainkan ingin menceritakan asal muasal dari lagu Ibu Pertiwi.
Apa kata dunia? Apabila lagu Nasional saja sudah merupakah hasil lagu bajakan? Apalagi kalau lagu ini; sudah merupakan lagu wajib bagi setiap anak sekolah!
Banyak orang menduga bahwa lagu Ibu Pertiwi itu adalah hasil karya dari Ismail Marzuki. Namun ini tidak benar!
Konon irama lagu ini diciptakan pada tahun 1908 oleh komponis asal Solo yang bernama Kamsidi Samsuddin.
Namun lagu ini sebenarnya sudah diciptakan 16 tahun lebih awal oleh komponis Amerika yang bernama Charles Crozat Converse (1832-1918).
Hasil karyanya telah dijadikan buku yang berjudul "The Standard Hymnal" yang diterbitkan pada tahun 1892.
Charles C. Converse membuat komposisi hymn ini berdasarkan syair dari puisi yang dituliskan Joseph Medlicott Scriven (1819-1886). Syair lagu yang berjudul What We Have A Friend In Jesus !
Pertanyaan: Apakah kebenaran lagu Ibu Pertiwi memiliki Notasi yang sama seperti lagu What we have a Friend in Jesus?
Agar tidak menimbulkan polemik. Mungkin sebaiknya tanyalah kepada rumput yang bergoyang?
Lagu tersebut di atas diterjemahkan oleh C.Chj. Schreuder dan LJM Tumapahu pada awal 1990 dengan judul Yesus Kawan Sejati (KJ 453).
Merupakan salah satu lagu penghibur bagi kebanyakan umat yang sedang menderita. Maka dari itu juga sering sekali dinyanyikan pada saat pemakaman umat Nasrani.
Kenapa bisa tepat dan cocok sekali? Sebab sang pencipta lagu tersebut. Joseph M. Scriven juga merupakan salah satu manusia yang telah mendapakan banyak sekali penderitaan dan tempaan hidup.
Ia dilahirkan di Irelandia. Sehari sebelum ia menikah tundangannya mengalami musibah sehingga mati tenggelam.
Ia memutuskan untuk hijrah ke Canada. Di sana ia menjadi penggergaji kayu. Walaupun penghasilannya sendiri morat-maret.
Namun ia sering membantu anak yatim piatu, para janda maupun kaum miskin papa di sana. Bahkan pakaian sendirinya juga sering diberikan kepada orang-orang yang lebih memerlukannya.
Sehingga jangankan bisa nabung untuk biaya hidup sehari-harinya saja selalu dalam keadaan berkekurangan. Hal inilah yang membuat dia menjadi bersedih hati.
Ketika ibunya di Irelandia sakit keras, karena ia tidak memiliki biaya untuk berkujung pulang merawat ibunya.
Dalam keadaan sedih inilah ia menulis syair What we have a friend in Jesus untuk menhibur dirinya sendiri dan juga untuk menghibur bundanya yang sedang sakit.
Lagu ini pulalah yang sering dinyanyikan oleh Mak Anie – Bunda mang Ucup. Apabila ia sedang dalam keadaan sedih ataupun kesepian. Oleh sebab itulah saya hafal melodinya sejak saya masih kecil.
Have we trials and temptations?
Is there trouble anywhere?
We should never be discouraged—
Take it to the Lord in prayer.
Can we find a friend so faithful,
Who will all our sorrows share?
Jesus knows our every weakness;
Take it to the Lord in prayer.
Terlampir lagu dari Ibu Pertiwi (Motherland) yang dinyanyikan oleh Ariel dan juga lagu dari Yesus Kawan Sejati yang dinyanyikan oleh Herlin Perina
https://www.youtube.com/watch?v=LqPw6BVmuMU
https://www.youtube.com/watch?v=N-GD8dczkAg
Artikel ini saya persembahkan untuk adik kesayangan saya Gwat – Grace Tamzil sambil mengingat Mak Anie.
*) Menetap di Amsterdam, Belanda

Komentar