Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:30
OPINI

Riwayat Ilmu Kognitif

Riwayat Ilmu Kognitif
Ilustrasi riwayat ilmu kognitif (Dok Askara)

OLEH: JAYA SUPRANA

ASKARA - Pernah otak kita berpikir tentang keajaiban otak kita ? Kok kita bisa ingat nama teman yang 10 tahun tidak jumpa, tapi lupa di mana kita naruh kunci 5 menit lalu? Kok kita bisa bikin api, bikin HP, sekaligus overthinking jam 2 pagi?

Nah, semua jawaban itu urusannya Ilmu Kognitif. Ilmu yang membahas: "Gimana sih otak kita mikir?"

BABAK 1: ZAMAN BATU - OTAK MULAI NGE-LAG 2 JUTA TAHUN LALU

Dulu nenek moyang kita cuma mikir 3 hal: makan, lari, kawin. Tapi pas manusia belajar bikin alat batu, gambar di gua, dan ngomong, otaknya mulai "upgrade".Ini titik awalnya. Manusia bukan cuma "bertindak", tapi mulai "berpikir tentang tindakan". "Kalau aku lempar batu gini, kijangnya kena gak ya?". Itu cikal bakal psikologi + logika. Sayangnya waktu itu belum ada kampus. Jadi ilmunya masih nyebar di dongeng dan ritual.

BABAK 2: ZAMAN FILSAFAT - "SIAPA YANG MIKIR DI DALAM KEPALA GUE?" 400 SM - 1800 M

Masuk para filsuf. Mereka tim pertama yang serius nanya soal otak.

Socrates: "Kenali dirimu sendiri"

Aristoteles: "Jatung itu pusat perasaan"

Descartes: "Aku berpikir, maka aku ada"

Kaum Eksistensialis: “Aku ada, maka aku berpikir”

Tapi masalahnya, mereka cuma mikir. Belum bisa bedah otak .Jadi jawabannya bagus, tapi belum terbukti.

BABAK 3: ABAD 20 - ILMU KOGNITIF RESMI LAHIR

Ini puncaknya. Ada 3 hal yang bikin "meledak":

1. Komputer Ditemukan: Orang baru sadar. "Lho otak kita kayak komputer juga ya. Ada input, proses, output"

2. Perang Dunia 2: Butuh pilot yang gak panik, kode yang gak ketebak. Akhirnya psikologi + matematika + mesin disatuin.

3. Bahasa: Ahli ilmu bahasa Chomsky bilang "bayi lahir udah ada software bahasa di otaknya".

Tahun 1956, di sebuah muktamar, para saintis sepakat pakai nama baru: Cognitive Science / Ilmu Kognitif. Isinya gabungan 6 jurusan: Psikologi, Bahasa, Filsafat, Antropologi, Komputer, dan Biologi Otak.

Sederhananya Ilmu Kognitif membahas 5 hal:

1. Tafsir: Bagaimana mata dan telinga menerjemahkan dunia

2. Memori: Kenapa bisa hafal lirik lagu tapi lupa password

3. Berpikir: Bagaimana kita mutusin beli cilok apa seblak

4. Bahasa: Bagaimana bayi usia 2 tahun bisa mengerti "jangan"

5. Rasa: Kenapa kita bisa cemas, senang, atau baper

PENUTUP: DARI BATU SAMPAI ALGORITMA

Jadi riwayat ilmu kognitif itu panjang banget. imulai saat manusia pertama kali mikir "gimana caranya bikin api". Lanjut ke filsuf yang mikir di bawah pohon. Dan sekarang sampai ke programmer yang bikin AI bisa jawab chat kita. Intinya satu: Manusia penasaran sama mesin paling canggih di badannya sendiri: OTAK. Karena kalau kita mengerti cara kita berpikir maka kita mengerti kenapa kita manusia. Homo sapiens. Berpikir lewat otak itu fitur yang membedakan manusia dari satwa dan puspa.  

 

Komentar