Kamis, 04 Juni 2026 | 06:47
MILITER

400 Prajurit Yonif Raider Dikirim ke Papua, Ini Tugasnya

400 Prajurit Yonif Raider Dikirim ke Papua, Ini Tugasnya
TNI di Papua (Dok Puspen TNI)

ASKARA - Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi melepas keberangkatan 400 prajurit Yonif Raider 142/Ksatria Jaya yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Organik ke Papua.

Keberangkatan para prajurit itu dilakukan di Dermaga Pelabuhan Boom Baru, Kota Palembang, Jumat (18/3). 

Dipimpin Danyonif 142/KJ Letnan Kolonel Inf Esnan Haryadi, prajurit Satgas Organik itu berangkat ke wilayah Papua menggunakan KRI Teluk Bentuni–520. 

Mereka akan melakukan perjalanan melalui jalur laut ke Papua yang ditempuh sekitar sepuluh hari.

Mayjen Agus Suhardi mengatakan, Satgas Yonif Raider diberangkatkan untuk melaksanakan tugas pokok terkait Pembinaan Teritorial (Binter) dan Komunikasi Sosial (Komsos) di Papua selama sembilan bulan. 

"Tugas ini merupakan suatu amanah, kehormatan sekaligus kepercayaan yang harus dijawab dengan karya nyata, penuh semangat, dedikasi, dan disiplin dalam menjalankan tugas operasi," kata Agus, dalam keterangannya.

Agus mengingatkan, pelaksanaan tugas operasi kali ini mengalami perubahan dari operasi tempur menjadi tugas teritorial sehingga harus dilaksanakan secara humanis dan menghindari cara-cara kekerasan.

"Sebagaimana kita pahami bersama bahwa pola operasi strategi yang dilaksanakan di Provinsi Papua dan Papua Barat telah mengalami perubahan konsep operasi, dari operasi tempur menjadi tugas Kodim dan Koramil dengan sebutan Satgas Satuan Organik," ujarnya. 

"Di mana semua kegiatan operasi dilaksanakan secara humanis atau kemanusiaan, dengan melaksanakan kegiatan pembinaan Teritorial dan Komunikasi Sosial serta menghindari cara-cara kekerasan," tambahnya.

Di sisi lain, Agus berpesan kepada prajurit Satgas Yonif Raider 142/KJ untuk menghindari pelanggaran sekecil apa pun serta terus meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Tetap waspada, jangan ceroboh atau menganggap remeh apapun selama di daerah penugasan. Tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, sehingga dalam setiap pelaksanaan kegiatan selalu dalam lindungan-Nya. Selanjutnya, menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada untuk mencegah penularan penyakit di daerah penugasan seperti Covid-19, HIV dan Malaria," pesannya.

Selama menjalankan tugas, Satgas Organik RI-PNG Yonif Raider 142/KJ tersebut akan menempati enam Pos Ramil dan tujuh pos dari Mabes TNI, di lokasi menempati 17 pos yang tersebar di 17 Kabupaten di wilayah Papua. 

Selain dilengkapi dengan peralatan dan kemampuan bertempur, Yonif Raider 142/KJ juga dibekali dengan penunjang teritorial, yakni seragam anak sekolah, obat-obatan, perlengkapan ibadah. 

Prajurit TNI bahkan membawa serta bibit pohon pinang dalam jumlah yang banyak untuk membantu kebutuhan masyarakat di Papua yang sebagian besar bertani pinang. 

Komentar