Kamis, 04 Juni 2026 | 07:50
LIFESTYLE

Terima Penghargaan ke 6 Bursa Tenaga Kerja Terbaik

Dr Bertha: Persaingan Semakin Ketat, LPKIA Bantu Program Pemerintah Di Bidang Ekonomi Berbasis Digital

Dr Bertha: Persaingan Semakin Ketat, LPKIA Bantu Program Pemerintah Di Bidang Ekonomi Berbasis Digital
Rektor Institut Digital Ekonomi LPKIA Bandung, Dr. Bertha Musty, M.M

ASKARA – Ukuran keberhasilan pendidikan politeknik bukan hanya menghasilkan berapa banyak jumlah lulusan, tapi ukuran keberhasilannya itu lebih menekankan berapa jumlah lulusan yang  berhasil direkrut perusahaan/industri atau menjadi wirausaha.

Institut Digital Ekonomi LPKIA Bandung menyelenggarakan program studi yang berpeluang besar untuk diserap oleh dunia kerja dan usaha, yaitu pendidikan berbagai bidang profesi yang berbasis komputer untuk bisnis.

“Maksudnya bekerja disini bukan hanya sekadar bekerja intrapreneur di perusahaan tapi juga sebagai entrepreneur, Maka sejak awal kami berusaha membentuk bursa tenaga kerja,” ujar Rektor Institut Digital Ekonomi LPKIA Bandung, Dr. Bertha Musty, M.M. kepada Askara.co usai acara Peresmian dan Penyelenggaraan Career Day LPKIA serta Pemberian Penghargaan Bursa Tenaga Kerja Terbaik 2022 di Bandung, Sabtu (29/1).

Dr. Berhta memaparkan, penyelenggaraan Career Day 2022 atau Bursa Tenaga Kerja ini bertujuan menjembatani antara kebutuhan lulusan untuk mendapatkan pekerjaan dengan kebutuhan perusahaan mendapatkan tenaga kerja profesional.

“Disinilah peran dari Bursa Tenaga Kerja. Dan ini secara konsisten kami lakukan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan. Sehingga perusahaan bersedia merekrut merima magang. Mungkin karena dibuktikan lulusan kami berkualitas sehingga kepercayaan perusahaan terus tumbuh,” katanya.

Setelah 25 tahun sejak penghargaan pertama dari Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi Jawa Barat pada tahun 1997, 2002, 2006, 2012. Dan 2 kali penghargaan Perguruan Tinggi Terbaik Dalam Penciptaan Lapangan Kerja dari Gubernur Jabar. “Dan sekarang pada tahun 2022 kami mendapatkan yang ke enam kalinya sebagai bursa kerja terbaik,” ungkap Bertha.

Dia menjelaskan, pada saat wisuda kelulusan rata-rata per tahunnya 50 persen sudah bekerja dengan masa tunggu tiga bulan. Sementara saat ini secara keseluruhan jumlahnya di atas 1000 mahasiswa. Sedangkan yang akan di wisuda sekitar 300an mahasiswa.

Career Day 2022 merupakan rangkaian menjelang wisuda yang akan dilaksanakan tanggal 26 Februari 2022. “Harapan ke depan kami bisa tetap eksis, tetap membantu pemerintah untuk mengatasi bagaimana pengangguran berkurang. Kita juga meningkatkan kualitas SDM Indonesia, khususnya mahasiswa yang ada di LPKIA bisa bekerjasama dengan perusahaan supaya bisa diserap di dunia kerja,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, LPKIA juga memberikan beasiswa kepada mahasiswanya yang membutuhkan terutama yang prestasi untuk biaya perkuliahaan. Terdiri Beasiswa Unggulan, Siswa Terpilih, Bakti Guru, dll.

Lebih lanjut Bertha menjelaskan, dengan LPKIA bertransformasi dari Politeknik menjadi Institut Digital Ekonomi dilatarbelakangi saat ini memasuki era digital. Terutama di bidang ekonomi, semuanya sudah menggunakan digital apalagi dimasa pandemik. Masyarakat pelaku ekonomi ini didorong melaksanakan kegiatan ekonominya lewat digital.

“Persaingan semakin ketat. Sehingga kami berpartisipasi membantu program pemerintah di era digital ini mengembangkan pendidikan di bidang ekonomi dengan berbasis digital.  Kami melihat ini akan memberikan peran yang besar dalam pengembangan SDM di Indonesia,” sebutnya.

Untuk yang lalu Politeknik itu pendidikan Pokasi, dengan Institut ini pun jauh berbeda untuk tetap menghasilkan lulusan yang mudah bekerja terutama di bidang ekonomi dengan berbasis teknologi digital.

“Hanya saja dengan institut ini ada penambahan dengan program pendidikan sarjana. Kalau yang lalu pendidikan sarjana nya itu hanya di bidang Informasi saja, sekarang kita tambah ada pendidikan sarjana di bidang administrasi bisnis dan bidang akutansi, Semuanya berbasis teknologi digital,” tuturnya.

Lulusan LPKIA Mudah Bekerja

Dikutip dari lama lpkia,ac,id, LPKIA didirikan di kota Bandung pada tahun 1984, dan dalam perkembangan LPKIA, Beralih Bentuk menjadi Institut Digital Ekonomi (IDE LPKIA). Yang di kenal dengan Lulusannya mudah Bekerja dan Bersertifikasi Internasional.

Sebagai usaha nyata Institusi untuk mewujudkan semboyannya, yaitu “Lulusan Mudah Bekerja”, LPKIA sejak tahun 1998 telah mengaktifkan Bursa Tenaga Kerja (BTK), yang berfungsi untuk “menjembatani” kebutuhan perusahaan akan tenaga kerja terampil siap pakai dan kebutuhan alumni untuk memperoleh pekerjaan yang tepat.

Ternyata sambutan dunia usaha terhadap BTK – LPKIA sangat luar biasa. Bukti konkrit adalah permintaan tenaga kerja lulusan LPKIA yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Tercatat pemohon tenaga kerja lulusan LPKIA mencapai lebih dari 100 perusahaan setiap bulannya. Bahkan jumlah lowongan yang ditawarkan mencapai lebih dari 150 posisi/bulan.

Kualifikasi perusahaan pemohon tenaga kerja yang masuk ke BTK bukan hanya dari kalangan perusahaan swasta nasional saja,seperti : PT. Indofood, PT. Fastrata Buana (Kopi Kapal Api Group), Yogya Group,Indomart Group, PT. Daya Adicipta Mustika (dealer Honda terbesar di Jawa Barat), PT Sanbe Farma, Otto Pharmaceutical Industries, PT Pharos, PT Mayora, Adira Finance, dll ; tetapi juga dari PNS seperti Perkebunan, Kepolisian, Angkatan Darat, Pendidikan, Keuangan, dll. Dari BUMN seperti : PT. GIA, PT INTI, PT. Telkom, PT. LEN, PT Dirgantara Indonesia, dll. Dari Perbankan, seperti : Bank Mandiri, Bank BCA, Bank CIMB Niaga, Bank OCBC NISP, Bank BTPN, Bank Jabar Banten, Bank Danamon, BPR KS, dll. Dari perguruan tinggi lain, seperti :ITB, Unpar, Unpad, dll. Dari kalangan industri tekstil/garment : PT. Yuntex,PT. Metro Garment, PT. Delami, PT Gistex Nisshinbo Indonesia, PT Hakatex, dll.Secara nyata menunjukan kepercayaan masyarakat kalangan dunia usaha yang semakin besar pada LPKIA.

 

Komentar