Menkes Budi Gunadi: Setengah Pasien Omicron di Indonesia Tanpa Gejala, Tak Ada yang Dirawat Serius
ASKARA - Kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia berjumlah 152 orang hingga Senin (3/1) kemarin.
Dari jumlah itu, sebanyak 142 kasus impor dari pelaku perjalanan internasional dan enam kasus transmisi lokal.
“Dari 152 kasus yang masuk ke Indonesia, setengahnya tanpa gejala, setengahnya lagi sakit ringan,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan tertulis, Selasa (4/1).
Dikatakan Menkes Budi, pasien yang terpapar corona varian baru itu tidak butuh bantuan oksigen lantaran saturasinya masih di atas 95 persen.
Disebutkan, sebanyak 34 orang telah kembali ke rumah.
“Sampai sekarang tidak ada yang membutuhkan perawatan serius di rumah sakit, cukup diberi obat dan vitamin,” kata Budi.
Budi memerinci kasus Omicron di Indonesia masih didominasi pelaku perjalanan internasional. Mereka berasal dari Turki, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat.
Budi mengimbau masyarakat tidak bepergian ke luar negeri untuk sementara waktu. Terutama ke lima negara tersebut.
“Penularan Omicron terus meluas, terlebih saat libur pergantian tahun dipastikan mobilitas masyarakat kian meningkat,” jelas Budi.
Pemerintah, tambah Budi, terus melakukan upaya promotif dan preventif. Supaya kasus Omicron yang masuk Indonesia ditekan seminimal mungkin.
“Upaya antisipasi dalam negeri juga dilakukan dengan memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk sumber daya manusia, farmasi, dan alat kesehatan,” pungkasnya.

Komentar