Selasa, 16 Juni 2026 | 00:47
NEWS

Sepak Bola

Kalahkan Singapura, Shin Tae Yong Larut Joget Bareng Pemain di Ruang Ganti

Kalahkan Singapura, Shin Tae Yong Larut Joget Bareng Pemain di Ruang Ganti
Shin Tae Yong joget di ruang ganti (tangkapan layar)

ASKARA - Kegembiraan diluapkan pemain Timnas Indonesia dan Pelatih Asal Korea Selatan, Shin Tae Yong usai mengalahkan Timnas Singapura dalam laga leg kedua semifinal Piala AFF di National Stadium, Sabtu malam (25/12).

Shin Tae Yong dikenal kerap berada di pinggir lapangan dan memberikan instruksi kala anak asuhnya berlaga. 

Ketegangan di pinggir lapangan selama 120 menit usai menaklukkan Singapura sirna ketika peluit panjang ditiup wasit asal Oman, Qasim Matar Ali Al Hatmi.

Suasana di ruang ganti Indonesia pun langsung riuh. Tak terkecuali Shin Tae Yong yang larut dalam pesta kemenangan Timnas Indonesia.

Dalam video yang diunggah akun Instagram PSSI tersebut, Shin Tae Yong tampak menyemangati pemain yang sedang melepas kegembiraan.

"Semangat!" ujar Shin singkat sambil bertepuk tangan.

Shin sempat terkena cipratan air. Sempat terdiam sejenak, Shin lantas kembali menyunggingkan senyum. 

Mantan pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu pun berjoget dengan iringan suara dari anak asuhnya.

Pelatih yang menandatangani kontrak dengan PSSI pada akhir 2019 itu kemudian menjadi pusat kerumunan pemain dan ofisial tim.

Terlihat kemudian rambutnya sudah basah lantaran guyuran air di saat ia sedang berjoget.

Shin Tae Yong pun tak ragu ketika diajak berfoto dengan pemain dan staf Timnas Indonesia dalam perayaan kecil tersebut.

Shin Tae Yong menyebutkan para pemain telah berjuang mengalahkan Singapura yang merupakan lawan kuat.

Namun demikian, pemain Indonesia masih harus berbenah demi performa yang lebih baik.

Indonesia akan tampil di partai final Piala AFF 2020 pada 29 Desember 2021 dan 1 Januari 2022 dengan menghadapi pemenang dalam laga yang mempertemukan Vietnam dan Thailand.

Skuad Garuda belum pernah menjadi juara Piala AFF sejak kejuaraan antarnegara Asia Tenggara itu diselenggarakan sejak 1996.

Komentar