Selasa, 16 Juni 2026 | 05:09
NEWS

Pastikan Situs Bung Karno Terawat dengan Baik, Ridwan Kamil: Inspirasi Pejuang Pemikir dan Pemikir Pejuang

Pastikan Situs Bung Karno Terawat dengan Baik, Ridwan Kamil: Inspirasi Pejuang Pemikir dan Pemikir Pejuang
Ridwan Kamil di Kongres PA GMNI (Dok Humas Pemprov Jabar)

ASKARA - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memastikan situs-situs yang terkait Presiden Soekarno (Bung Karno) di Kota Bandung terawat dan dimuliakan.  

Pria yang karib disapa Kang Emil itu menuturkan, situs-situs tersebut merupakan sesuatu yang penting agar generasi mendatang mengetahui sejarah Indonesia.

Kang Emil mengatakan, di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung terdapat banyak situs-situs bersejarah dari sosok Bung Karno, salah satunya Penjara Banceuy. 

"Di Bandung ini tempat lahir gagasan-gagasan besar Indonesia. Oleh karena itu, situs-situs Bung Karno yang hadir di Kota Bandung, dari ITB, Penjara Banceuy, Penjara Sukamiskin dan Rumah Ibu Inggit misalkan, kemudian Gedung Indonesia Menggugat semuanya saya laporkan, kami rawat, kami muliakan dengan sebaik-baiknya dan sudah dilaporkan tadi malam," kata Kang Emil di hadapan Presiden RI Joko Widodo dan Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dalam acara Kongres PA GMNI ke-4 di Hotel Trans Luxury, Kota Bandung, Senin (6/12).   

Dengan terjaganya situs-situs Bung Karno, Kang Emil berharap bisa melahirkan semangat marhaenisme. Kota Bandung sendiri memiliki cerita sendiri bagi lahirnya marhaenisme. Saat itu, Bung Karno terinspirasi dari sosok Marhaen. 

"Mudah-mudahan membawa semangat bahwa di kota ini nilai-nilai marhaenisme, nilai-nilai Bung Karno, tetap abadi dan menjadi inspirasi kepada pejuang pemikir dan para pemikir pejuang," ucapnya, menukil laman resmi Pemprov Jabar.

Kang Emil juga berharap hal tersebut bisa menjadi semangat bagi PA GMNI untuk melahirkan ide-ide yang berguna bagi bangsa dan negara. Apalagi saat ini, Indonesia mengalami dua disrupsi.

"Kita sedang didisrupsi oleh 4.0 teknologi yang mendampaki sendi-sendi kehidupan kita, termasuk demokrasi. Kita sedang mengalami dipersimpangan disrupsi Covid-19 yang mendampaki juga apa masa depan kehidupan Indonesia pasca-Covid-19. Kita sedang mengalami banyak hal-hal baru yang hadir dalam keseharian kita," kata Kang Emil.

"Kami menitipkan mudah-mudahan kongres PA GMNI yang keempat ini melahirkan rekomendasi-rekomendasi untuk bangsa dan negara dalam menghadapi disrupsi-disrupsi yang tadi saya sebutkan," tandasnya.

 

Komentar