Minggu, 07 Juni 2026 | 20:51
MILITER

KRI Kapak, Kapal Perang Kelima Buatan Dalam Negeri dengan Spesifikasi Mumpuni

KRI Kapak, Kapal Perang Kelima Buatan Dalam Negeri dengan Spesifikasi Mumpuni
Kapal Cepat Rudal 60 M buatan dalam negeri (Dok Istimewa)

ASKARA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Kapal Cepat Rudal 60 Meter (KCR 60M) buatan PT PAL Indonesia (Persero). 

Dikatakan Prabowo, keberhasilan pembuatan kapal ini menjadi bukti kekuatan industri pertahanan dalam negeri. Menurut Prabowo, KCR 60M akan mendukung kedaulatan negara, karena operasionalnya digunakan oleh TNI AL.

"Tanpa kekuatan maritim yang kuat, tidak mungkin negara kita kuat. Ditopang dengan industri pertahanan yang kuat, agar kita menjadi negara yang mandiri," kata Prabowo dalam peluncuran KCR 60M di Ship Lift Divisi Kapal Perang PT PAL, Surabaya, Jawa Timur, Minggu kemarin (5/12). 

KCR kelima buatan PT PAL ini rencananya akan diberi nama KRI Kapak. empat KCR yang dibangun sebelumnya dinamai KRI Sampari-628, KRI Tombak-629, KRI Halasan-630, dan KRI Kerambit-627.

Tidak hanya platform kapal, PT PAL juga membangun instalasi sistem sensor dan senjata untuk KCR 60M ini. KCR kelima ini memiliki panjang 60 meter dan lebar 8,10 meter. 

Kapal ini memiliki berat 500 ton, dengan daya angkut 55 kru. KCR ini memiliki kecepatan laju maksimal 28 knot pada kondisi full load serta endurance lima hari. Adapun daya jelajahnya mencapai 2.400 Nm pada kecepatan 20 knot.

Dari segi pertahanan, KCR yang rencananya akan bergabung dengan Koarmada III ini dipasangi sensor, weapon and command (Sewaco). Daya gempur dan kehandalannya didukung oleh rudal anti-kapal SSM Exocet MM40 B3 MBDA buatan Prancis, senapan kanon kaliber 20 mm Gun Shipborn E Serbia, serta sistem senjata buatan Swedia 57 Bofors MK3.

Selain itu, ada radar intai Terma Scanter 4603 Denmark, EO tracking c-fire United Kingdom, Decoy & ESM (FFBNW), Data Link National D.L Indonesia,dan CMS Terma C-FLEX Denmark.

Komentar