Selasa, 30 November 2021 | 13:19
NEWS

Mengaku Tak Setuju dengan Pasukan Siber, Anies Baswedan: Masa Kita Sekelas Sama Buzzer

Mengaku Tak Setuju dengan Pasukan Siber, Anies Baswedan: Masa Kita Sekelas Sama Buzzer
Anies Baswedan (Dok Instagram)

ASKARA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan merespons langkah Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI yang membuat pasukan siber atau cyber army untuk membelanya dari serangan para buzzer di media sosial.

Anies menjawab hal itu ketika ditanya Deddy Corbuzier di Podcast akun YouTube. 

"Itu harus ditanyakan ke mereka, jangan ke saya,” kata Anies, dikutip Kamis (25/11). 

Namun demikian, Anies menegaskan dirinya tidak menyetujui adanya buzzer. Ia pun mengaku tidak pernah membentuk tim tersebut untuk membangun citra yang baik di media sosial.

"Makanya saya tidak pernah mau. Saya tidak pernah bikin tim buzzer. Lebih baik jalankan seperti apa adanya,” terangnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut mengatakan dirinya lebih baik membuat klarifikasi sesuai fakta atas informasi-informasi yang tidak benar, dibandingkan melalui buzzer.

"Masa kita sekelas sama buzzer, masa kita mau ngikutin itu. Jangan dong. Tunjukkan bahwa kita ini bekerja dengan akal sehat, kita bekerja dengan norma yang benar, kita pakai fakta itu aja,” tandas Anies.

Komentar