Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:04
NEWS

Kepala BGN Dicopot Momentum Komisi IX DPR Awasi Ketat Program MBG

Kepala BGN Dicopot Momentum Komisi IX DPR Awasi Ketat Program MBG
Badan Gizi Nasional (BGN)

ASKARA-Momentum pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dijadikan Komisi IX DPR sebagai langkah untuk memperkokoh tata kelola dan pengawasan ketat terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Demikian ditegaskan Hal tersebut anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi NasDem, Nurhadi menyikapi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang melakukan evaluasi dan mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua Wakilnya yakni Lodewijk dan Sonny Sanjayapada Rabu (3/6/2026).

Sebagai ganti Dadan, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang untuk memimpin BGN. Nurhadi mengatakan pihaknya menghormati penyegaran organisasi tersebut demi memastikan program prioritas nasional berjalan optimal.

Bahkan pihaknya juga mengapresiasi jajaran pimpinan sebelumnya yang telah membangun fondasi awal kelembagaan BGN.

“Kami menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di BGN. Dalam sistem pemerintahan, evaluasi merupakan hal yang wajar dan diperlukan,” ujar Nurhadi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/6/2026).

Pihaknya juga mengingatkan bahwa MBG merupakan investasi strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Untuk itu dia meminta pimpinan baru BGN segera memperkuat pengawasan dari hulu ke hilir, mulai dari pengadaan bahan pangan, produksi, distribusi, hingga aspek keamanan makanan.

Komisi IX DPR juga menekankan agar BGN lebih fokus pada peningkatan kualitas layanan dan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat, bukan sekadar mengejar target kuantitas jumlah penerima.

“Keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dampaknya terhadap perbaikan status gizi anak, penurunan angka stunting, peningkatan kesehatan ibu hamil, dan kualitas generasi masa depan,” tegas Nurhadi. (dry)

Komentar