Cenderung Nasionalis Religius, Jamiluddin Ritonga: Fadli Zon Cocok ke Partai Ummat
ASKARA – Partai Ummat mengajak Fadli Zon bergabung. Ajakan itu belum mendapat respon apa pun dari Fadli Zon.
Fadli Zon itu politisi yang cenderung nasionalis religius. Karena itu, ia cocok menjadi kader partai yang nasionalis atau partai yang religius.
Jadi, Fadli Zon bisa saja menerima ajakan Partai Ummat. Sebab, eksistensinya akan tetap menonjol bila bergabung ke Partai Ummat.
Demikian disampaikan Pakar Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga kepada para wartawan, Selasa (23/11/2021).
Jamiluddin menilai, kekuatan Partai Ummat akan bertambah bila Fadli Zon bergabung dengan Partai Ummat. "Ia akan menjadi duet yang tangguh bersama Amien Rais dalam mengkritisi kebijakan pemerintah. Hal itu dapat semakin melambungkan Partai Ummat," ujarnya.
Apalagi, lanjut Jamiluddin, Fadli Zon juga dekat dengan ulama. "Hal ini akan lebih menguntungkan bagi Partai Ummat dalam menatap Pileg 2024," tutur Dosen Metodologi Penelitian Komunikasi Universitas Esa Unggul, Jakarta ini.
Masalahnya, tanya Jamiluddin, apakah Fadli Zon mau bergabung ke Partai Ummat? "Sekarang inikan ia sudah masuk zona aman di Partai Gerindra," bebernya.
Menurut Jamiluddin, umumnya orang yang sudah merasa aman, akan sulit berpaling ke partai lain. "Tampaknya ini akan memberatkan Fadli Zon pindah ke Partai Ummat," tukas Dekan Fikom IISIP, Jakarta 1996-1999 ini.
Namun bila Fadli Zon sudah tidak merasa aman lagi di Gerindra, tambah Penulis Buku Riset Kehumasan ini, maka peluang pindah partai akan besar. "Fadli Zon akan mencari partai yang memberi ruang baginya untuk terus menjadi kritikus. Tampaknya Partai Ummat akan memberi ruang tersebut," pungkas Jamiluddin Ritonga.

Komentar