Senin, 15 Juni 2026 | 18:58
NEWS

Ungkap Kasus Pencurian Besi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ini Langkah Terbaru Polisi

Ungkap Kasus Pencurian Besi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ini Langkah Terbaru Polisi
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Dok Istimewa)

ASKARA - Pihak kepolisian akan memanggil PT Wika yang menjadi korban dalam kasus pencurian besi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung beberapa waktu lalu.

"Saat ini, memang penyidikan masih kita lakukan bersama. Untuk updatenya kita akan panggil untuk melakukan berita acara pemeriksaan (BAP) untuk menggali keterangan terkait kerugian yang diderita korban dalam hal ini PT WIKA," ungkap Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Erwin Kurniawan, Kamis (11/11).

Erwin mengatakan, pihaknya masih menunggu audit dari PT WIKA untuk mengetahui berapa nilai kerugian yang dialami akibat pencurian tersebut.

"Kami juga akan menunggu audit kerugian dari PT WIKA sekalian dengan jumlah besi yang dicuri oleh para pelaku, itu kita juga membutuhkan waktu ya," jelasnya.

Sebelumnya, terjadi aksi pencurian besi proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung. Aksi pencurian tersebut terjadi pada Sabtu (30/10) sekitar 02.00 WIB.

Polisi mengamankan lima dari komplotan pelaku pencurian besi proyek tersebut, masing-masing berinisial SA, SU, AR, LR, dan DR. 

Pelaku-pelaku lain hingga kini juga masih terus diburu. Sementara akibat pencurian ini, PT WIKA mengalami kerugian hingga Rp1 miliar.

Komentar