Selasa, 09 Juni 2026 | 20:32
NEWS

Curhat Bupati Simon Ke Prof. Rokhmin Dahuri, Memotivasi Keseriusannya Bangun Malaka

Curhat Bupati Simon Ke Prof. Rokhmin Dahuri, Memotivasi Keseriusannya Bangun Malaka
Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, berdialog bersama para nelayan di Pantai Abudenok

ASKARA – Sebelum dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) di Malaka pada Selasa (9/11), Penasehat Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS dalam kunjungan kerja selama dua hari di Malaka, menerima curahatan hati (curhat) dari pemerintah juga para tokoh dan nelayan soal potensi kelautan dan perikanan di wilayah perbatasan dengan Timor Leste ini.

Profesor Rokhmin bersama tim yang didamping Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) mengunjungi beberapa lokasi pantai di bagian selatan Laut Timor.

Lokasi yang dikunjung diantaranya, pantai di Hasan ( teluk. red) Abudenok di Desa Umatoos Kecamatan Malaka Barat dan para nelayan di Desa Kletek dan Suai Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka.

Dalam kunjungan kerja selama dua hari di Malaka itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia era Presiden Megawati Soekarnoputri,  diterima secara adat oleh pemerintah dan tokoh adat di Kabupaten Malaka.

Profesor Rokhmin kepada wartawan usai berdialog dengan para nelayan di Hasan Abudenok, mengatakan sudah mendengar banyak masukan dari para nelayan dan menjelaskan potensi produksi lestari perikanan, baik perikanan tangkap maupun budidaya serta teknologinya.

"Ini perlu dikembangkan industri pengolahannya untuk ada nilai tambah. Seperti apa, yah perlu ada pabrik pengolahan ikan," kata Profesor Rokhmin yang mengaku wilayah pesisir pantai di Kabupaten Malaka potensial budi daya payau dan lautnya.

Profesor Rokhmin mengaku bangga, kagum dan senang  berdialog dengan para nelayan. Tidak dapat dibayang, seorang guru besar berpenampilan sederhana, berbicara apa adanya dan menyapa para nelayan dalam senyuman dan tawa canda yang menarik simpati.

Saat berdialog bersama para nelayan di Pantai Abudenok, Kecamatan Malaka Barat dan Kletek, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, tampaknya, profesor punya kemampuan mendengar, para nelayan diajak bicara. Bicara tentang kehidupan nelayan, pekerjaannya dan kondisi yang dihadapi.

Dalam gaya bercerita, Profesor Rokhmin menyapa dan berdialog untuk mengetahui perasaan dan pikiran para nelayan. Demikian pun, para nelayan begitu jujur di hadapan profesor dan tim tentang apa yang dikerjakan dan dialami selama ini.

Suasana ini menarik simpati dan terkadang mengundang canda-tawa. Terkadang profesor bertanya untuk mengetahui tentang apa yang dilakukan para nelayan dan hasilnya. Tak lupa juga, kondisi yang dihadapi para nelayan.

Sementara itu, Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH mengatakan, bahwa  untuk pengembangan potensi wilayah pesisir dibutuhkan sekolah vokasi untuk mempersiapkan sumber daya ke depan.

“Mustahil, teknologi penangkapan dan pengolahan tidak ditunjang dengan sumber daya yang memadai. Sehingga, kita butuh sekolah vokasi untuk mempersiapkan," ujar Bupati Malaka saat mendampingi Prof. Rokhmin Dahuri dalam kunjungan kerja selama dua hari di Malaka.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Simon mengakui penampilan Profesor Rokhmi yang sederhana dan rendah hati untuk datang dan mau membangun Malaka. Pengakuan ini didasarkan pada kerelaan dan kesediaan Profesor Rokhmin dan tim untuk datang ke Malaka.

Pasalnya, kata Simon, tidak semua orang, apalagi berasal dari kalangan profesional datang ke Malaka ketika diundang. Kehadiran profesor dan tim memotivasi keseriusannya untuk membangun Malaka.

Untuk diketahui Profesor Rokhmin didampingi anggota tim yakni Endang Darmawan, Prof. Dr.Ir.Mulyono S. Baskoro, MS, Dr. Ir. Agus Somamijardja, MM Mulyanto ST M. Si, Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok, Lutfi Hardian Murtiono S.Pi, M.Si, Direktorat Perbenihan DJPB, R.Mohammad Ismail Kelompok, Koordinator MHA/PELP Ahly Madya.

Komentar