X-Turismo, Motor Terbang yang Bakal Dijual Tahun Depan
ASKARA - Perusahaan startup asal Jepang A.L.I Techologies telah melakukan serangkaian uji coba pada motor terbang yang diproduksinya. Rencananya, motor terbang yang diberi nama X-Turismo itu akan dipasarkan secara terbatas mulai tahun depan.
Proses produksinya, A.L.I Techologies menggandeng Mitsubishi Electrik, Kyocera dan pemain bola asal Jepang Keisuke Honda.
Motor terbang berteknologi canggih itu dibekali dengan mesin pembakaran internal yang dikombinasi dengan empat buah baterai. Untuk mengudara, motor itu dilengkapi dua baling-baling utama di depan dan belakang, persis seperti letak ban pada sepeda motor konvensional.
Hanya saja, suara baling-baling motor itu terlalu besar, sehingga bisa mengganggu telingga pengguna lain yang berada di jalan.
Perusahaan mengeklaim motor berteknologi canggih itu bisa menempuh kecepatan hingga 100 km per jam. Selain itu, dukungan empat buah baterai itu membuat motor tersebut bisa terbang selama 40 menit dalam sekali pengisian daya.
Motor itu memiliki bobot hingga 300 kilogram. Meski cukup berat, tetapi motor itu terbang bisa mengangkut daya hingga 100 kilogram.
Chief Executive officer Daisuke Katano mengatakan motor terbang itu masih dibatasi dan perlu izin khusus. Selain itu, X-Trusimo belum bisa terbang di atas Jepang karena terkendala dalam regulasi.
“Hingga saat ini pilihannya adalah bergerak di tanah atau dalam skala besar di langit. Kami berharap dapat menawarkan metode pergerakan baru,” kata Daisuke Katano seperti dikutip Japan Times, Minggu (31/10).
Rencananya perusahaan akan memproduksi 200 unit motor terbang dengan single rider, atau dikendarai untuk satu orang saja.
Hal tersebut karena pemerintah Jepang sangat ketat dalam aturan transportasi umum. Perusahaan juga sudah membuka pemesanan terhadap motor terbang itu dengan harga USD 680 ribu atau sekitar Rp9,6 miliar.

Komentar