Selasa, 09 Juni 2026 | 18:15
NEWS

Bentrok Warga di Adonara, Dua Polisi Terkena Panah dan Batu

Bentrok Warga di Adonara, Dua Polisi Terkena Panah dan Batu
Ilustrasi pengeroyokan (wartakota)

ASKARA - Bentrok antarwarga yang terjadi di Desa Narasaosina dengan Wotan di Kelurahan Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, menyebabkan dua orang anggota polisi dan seorang warga menjadi korban.

Seorang anggota polisi yang bertugas di Polsek Adonara Timur mengalami luka panah di paha bagian kanan. Seorang lagi mengalami luka akibat terkena lemparan batu. Lalu, seorang remaja mengalami luka di bahu kiri akibat terkena panah. 

“Saat ini para korban tengah ditangani petugas medis,” ujar Kabid Humas Polda NTT, Kombes Rishian Krisna, Jumat (8/10).  

Dikatakan Rishian, bentrokan bermula karena adanya perselisihan antarpribadi, kemudian dibawa ke kelompok masing-masing orang yang berselisih itu sehingga menjadi meluas.

Untuk meredam bentrokan, Polres Flores Timur mengerahkan 30 personel ke lokasi kejadian yang terdiri dari personel gabungan Polsek Adonara Barat dan Adonara Timur.  

"Terkait yang memicu terjadinya bentrokan itu saat ini masih dalam penyelidikan," pungkas Kombes Rishian Krisna B. (ant/jpnn)

Komentar