Giring Sebut Anies Baswedan Pembohong, Jubir PSI: Pengungkapan Kebenaran
ASKARA - Juru Bicara DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Nanang Priyo Utomo menegaskan, apa yang diucapkan Giring Ganesha dalam video terkait Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah kebenaran, dan bukan penyebaran kebencian.
“Bro Giring menyampaikan fakta-fakta kepada publik terkait kebohongan Gubernur Anies terhadap rakyatnya. Ini sangat jelas bukan penyebaran kebencian, melainkan pengungkapan kebenaran," ujar Nanang, Kamis (23/9).
Bagi PSI, pernyataan yang dilontarkan oleh Plt Ketua Umum PSI itu merupakan pendidikan politik kepada masyarakat agar benar-benar cermat dalam memilih pemimpin pada masa mendatang.
Maka dari itu, kata Nanang, sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies memperlihatkan inkonsistensi antara pernyataan dan perbuatan. Salah satu contoh yang disoroti oleh pihaknya adalah terkait penyelenggaraan Formula E.
"Beliau mengatakan peduli dengan pandemi, tetapi ada anggaran yang dialokasikan untuk Formula E hampir Rp1 triliun. Kalau benar-benar peduli, uang sebanyak itu ya dipakai untuk penanganan pandemi dan membantu rakyat yang terdampak," ungkap Nanang.
Diketahui sebelumnya, Plt Ketua Umum DPP PSI, Giring Ganesha menyebut Anies Baswedan sebagai pembohong. Ini disampaikannya dalam sebuah video yang ditayangkan di akun media sosial DPP PSI, Senin (20/9) lalu.
“Pura-pura peduli adalah kebohongan Gubernur Anies di tengah pandemi dan penderitaan rakyat. Rekam jejak pembohong ini harus kita ingat, sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan presiden 2024. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong, jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan,” kata Giring dalam video tersebut.

Komentar