Rabu, 17 Juni 2026 | 23:17
NEWS

Sungai Bengawan Solo Tercemar Limbah Ciu, Ganjar Pranowo Sampai Turunkan Tim Khusus

Sungai Bengawan Solo Tercemar Limbah Ciu, Ganjar Pranowo Sampai Turunkan Tim Khusus
Sungai Bengawan Solo (Dok Tribunnews)

ASKARA - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo geram mengetahui aliran Sungai Bengawan Solo tercemar akibat limbah industri pengolahan ciu. 

Politisi PDI Perjuangan itu menilai, hal itu sudah keterlaluan dan perlu dilakukan tindakan tegas.

"Menurut saya, ini sudah <i>kebangetan</i> karena tidak hanya area di Blora, di Solo juga kena. Jadi, sebenarnya ini yang hari ini coba kita cari," tegas Ganjar Pranowo di Semarang, Kamis (9/9). 

Dikatakan Ganjar, pencemaran Sungai Bengawan Solo kali ini juga masih sama dengan kasus sebelumnya yaitu membuang kotoran atau limbah pengolahan alkohol di sekitar Blora. 

Ganjar menyebut, Pemprov Jateng sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan tindakan tegas terkait kasus tersebut. Sebab, pihak yang membuang limbah pengolahan ciu tersebut dinilai telah menantang pemerintah, terlebih dalam kasus sebelumnya sudah diberikan teguran keras.

"Sudah dicek, langsung rapat virtual tadi dengan Kementerian LHK. Tentu saja tim lokal sudah turun, tim nasional juga turun, nanti kita akan proses, kita akan cari," ungkapnya. 

Sebagai informasi, tim khusus dari Pemprov Jateng sudah diturunkan untuk melakukan pengecekan dan observasi terkait air Sungai Bengawan Solo yang berwarna keruh.

Observasi itu dilakukan setelah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Solo menghentikan pengolahan air di Pos Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, karena air sungai terindikasi tercemar limbah ciu, tepatnya Selasa (7/9) pagi.

Adapun kasus pencemaran limbah ciu di aliran Sungai Bengawan Solo juga sempat terjadi pada 2019 lalu. Saat itu diketahui bahwa pencemaran bersumber dari limbah industri pengolahan ciu di sekitar hulu sungai. (ant/jpnn)

Komentar