Rabu, 20 Oktober 2021 | 07:20
COMMUNITY

Gunakan Pupuk Cair, Sobat Bhumi Targetkan Panen 10.8 ton Per Hektare Padi di Banyuwangi

Gunakan Pupuk Cair, Sobat Bhumi Targetkan Panen 10.8 ton Per Hektare Padi di Banyuwangi
Sobat Bhumi (Dok Istimewa)

ASKARA - Demonstrasi plot (demplot) menggunakan pupuk organik cair untuk varietas padi paketih digelar Sobat Bhumi bersama kelompok tani Flamboyan Jalen, di Desa Jalen, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Inisiator gerakan Sobat Bhumi, Iwan Suprayogi mengatakan, demplot ini dilaksanakan bekerja sama dengan kelompok tani Flamboyan Jalen untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Banyuwangi melalui perbaikan kondisi lahan dengan menggunakan pupuk organik dari Sobat Bhumi. 

Kali ini, demplot menggunakan Pupuk Cair Organik dari Sobat Bhumi dengan dosis 12 liter per hektare dengan target hasil panen 10 ton per hektare.

Sobat Bhumi memilih kelompok tani Flamboyan lantaran merupakan kelompok tani terbaik di Banyuwangi, yang beranggotakan 125 anggota dengan luas lahan 120 hektare. 

Selain itu kelompok tani ini juga memiliki metode unik untuk membasmi serangan hama tikus, yakni dengan membudidayakan puluhan burung hantu yang tersebar di seluruh lahan pertanian. Sehingga ke depan melalui kelompok tani ini bisa menginspirasi petani lain se-Banyuwangi.

"Seperti diketahui, sumbangsih pertanian Banyuwangi untuk ketahanan pangan nasional cukup besar, sehingga harus benar-benar dioptimalkan dan terus ditingkatkan,” ujar Yogi, dalam keterangan tertulis, Selasa (10/8).

Berdasarkan data BPS, produksi padi Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2020 sebesar 470.832,6 ton gabah kering giling (GKG). Jumlah itu mengalami kenaikan sebanyak 25.578,8 ton atau 5,74 persen dibandingkan 2019, sebesar 445.253,9 ton GKG.

Berdasarkan data tersebut Sobat Bhumi berharap dapat membantu meningkatkan produktivitas hasil pertanian padi di Kabupaten Banyuwangi. Saat ini rata-rata hasil panen padi di Banyuwangi mencapai 5.5 ton per hektare. 

Sedangkan rata-rata hasil jika menggunakan pupuk dari Sobat Bhumi mencapai 10.8 ton per hektare (meningkat 100 persem). Jika pupuk ini bisa diaplikasikan ke seluruh petani Banyuwangi, maka Banyuwangi akan menjadi penghasil padi terbesar nasional melampaui Indramayu.

Pupuk Cair Organik dari Sobat Bhumi ini telah melewati uji laboratorium di lembaga penelitian dan uji coba aplikasi di berbagai daerah. Hasilnya Pupuk Organik dari Sobat Bhumi sangat cocok diaplikasikan pada tanaman padi maupun komoditas lain. Pupuk ini mampu meningkatkan produktivitas antara 70 hingga 100 persen bahkan lebih.

Komentar