Selasa, 28 September 2021 | 11:05
NEWS

Viral Bansos Warga di Depok Dipotong Rp50 Ribu, Alasan untuk Perbaikan Ambulans

Viral Bansos Warga di Depok Dipotong Rp50 Ribu, Alasan untuk Perbaikan Ambulans
Penjelasan pihak RT dan RW, Kelurahan Beji Dedok (tangkapan layar)

ASKARA - Dana bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat terjadi di lingkungan RT 06/05, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat. 

Tak hanya satu orang, kejadian tersebut dirasakan oleh semua warga dan disampaikan oleh salah satu warga. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria tersebut menyadari adanya potongan bansos saat ia menemani istrinya mengambil dana bansos. Warga yang seharusnya mendapatkan uang sebesar Rp600 ribu malah hanya mendapatkan Rp550 ribu.

Pada video yang beredar, Ketua RW 5, Kuseri mengungkapkan, pemotongan bansos tersebut merupakan kesepakatan bersama antara Ketua RT, Ketua RW, dan pengurus posko siaga. 

Menurutnya, uang yang diambil dari dana bansos itu digunakan untuk memperbaiki ambulans yang mengalami kerusakan mesin.

"Kita punya ambulans yang operasionalnya sangat padat, untuk segera diperbaiki karena turun mesin. Perlu biaya cukup banyak," kata Kuseri, dikutip Kamis (29/7)

Selain untuk perbaikan ambulans yang berasal dari warga, uang tersebut digunakan untuk program kain kafan gratis di RW 5. Kuseri mengungkapkan bila beberapa warga tidak mengetahui asal dana pembelian kain kafan yang nantinya diberikan secara gratis kepada warga.

Di akhir video, Kuseri mengklarifikasi bila tidak ada pemotongan dana bansos, melainkan bantuan donasi.

"Mengklarifikasi bahwasanya kita tidak memotong uang bansos. Kita mohon bantuan donasi untuk perbaikan mobil ambulan dan kain kafan," ujar Kurseri.

Belakangan setelah viral, pihak RT dan RW mengembalikan dana sebesar Rp50 ribu tersebut ke warga yang berhak menerima bansos.

Komentar