Sabtu, 22 Juni 2024 | 04:18
NEWS

Disebut 'The King of Lip Service', Jokowi Ajak Sama-sama Fokus Tangani Covid-19

Disebut 'The King of Lip Service', Jokowi Ajak Sama-sama Fokus Tangani Covid-19
Presiden Joko Widodo (Setneg.go.id)

ASKARA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tak mempermasalahkan kritik yang ditujukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI dengan menyebutnya sebagai 'The King of Lip Service'.

Menurut Jokowi, apa yang disampaikan BEM UI itu merupakan cara mahasiswa mengepresikan diri. 

Jokowi menilai, mahasiswa tersebut sedang belajar menyampaikan pendapatnya. Suami Iriana itu pun tak ambil pusing soal sebutan itu dan memilih fokus menangani pandemi Covid-19.

"Saya kira biasa saja mungkin mereka sedang belajar mengekspresikan pendapat. Tapi, yang saat ini penting kita semuanya memang bersama-sama fokus penanganan pandemi Covid-19," kata Jokowi, dalam siaran pers yang disampaikan Setpres, Selasa (29/6). 

Tak hanya 'The King of Lip Service' Jokowi juga mengungkapkan sejumlah julukan yang masih diingatnya sampai hari ini, mulai dari klemar-klemer, planga-plongo, bapak bipang dan lainnya. 

"Itu kan sudah sejak lama, ya. Dulu ada yang bilang saya ini klemar-klemer, ada yang bilang  juga saya itu plonga-plongo. Kemudian ada yang bilang saya ini otoriter. Kemudian ada yang ngomong saya ini bebek lumpuh dan baru-baru ini ada yang bilang saya bapak bipang dan terakhir ada menyampaikan the king of lip service," kata Jokowi.

"Saya kira ini bentuk ekspresi mahasiswa dan ini negara demokrasi. Jadi kritik itu boleh-boleh saja dan universitas tidak perlu menghalangi mahasiswa berekspresi," katanya.

Komentar