Minggu, 07 Juni 2026 | 01:02
MILITER

Beri Apresiasi untuk Anak yang Terapung 3 Jam di Laut, Wakasal: Mentalnya Sudah Tidak Diragukan

Beri Apresiasi untuk Anak yang Terapung 3 Jam di Laut, Wakasal: Mentalnya Sudah Tidak Diragukan
Apresiasi TNI AL untuk Ridho Ilhami (Dok TNI AL)

ASKARA - TNI Angkatan Laut memberikan apresiasi atas ketangguhan dan keberanian seorang anak bernama Ridho Ilhami (14) yang terombang-ambing di laut lepas selama kurang lebih 3 jam.

Ridho yang sebelumnya mengaku sengaja dilempar oleh teman-temannya itu diselamatkan prajurit TNI AL yang bertugas di KRI Sembilang-850, Jumat (18/6) lalu.

Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono mewakili Kasal Laksamana Yudo Margono memberikan apresiasi kepada Ridho Ilhami berupa tabungan, bingkisan dan sepeda.  

"TNI AL mengapresiasi atas ketangguhan mental dan keberaniaannya di lautan yang medan tugas sama dengan kita, inilah yang kita apresiasi, apalagi anak ini bercita-cita menjadi TNI AL, kita perlu bantu karena mentalnya sudah tidak diragukan,” ujar Ahmadi Heri, dalam keterangan tertulis, Selasa (22/6).

Tidak hanya kepada Ridho, apresisasi juga diberikan kepada prajurit KRI Sembilang-850 yang telah sigap dan cekatan membantu masyarakat yang sedang kesulitan. Apresiasi kepada prajurit ini diterima langsung Komandan KRI Sembilang-850 Mayor Laut (P) Nanang Khunaifi.

Seperti kita ketahui, Ridho Ilhami waktu itu terapung di tengah laut sendirian berjarak 25 NM atau sekitar 45 KM dari daratan Banten selama lebih kurang 3 jam. Ridho diselamatkan kapal perang TNI AL, KRI Sembilang-850 yang sedang melaksanakan patroli. Selanjutnya diserahkan ke Posal Untung Jawa untuk dikembalikan ke keluarganya.

Kepada petugas TNI AL yang menyelamatkannya saat sedang berenang di perairan Kepulauan Seribu, Ridho mengaku sengaja dibuang oleh teman-temannya.

Ridho mengaku di-bully oleh teman-temannya dengan cara dilemparkan ke tengah laut.

Keberadaannya diketahui oleh kru kapal perang TNI AL, KRI Sembilang-850 yang sedang berpatroli.

Kru KRI Sembilang-850 pun sempat heran bagaimana RI bisa terombang-ambing di tengah laut.

"Saya dibuang, Pak, sama teman-teman saya. Saya di-bully," ucapnya, dalam video yang dibagikan akun Instagram TNI Angkatan Laut, dikutip Minggu (20/6).

 

 

Komentar