Sabtu, 15 Mei 2021 | 23:21
NEWS

Kesehatannya Dikaitkan dengan KRI Nanggala, Ini Penjelasan Kolonel Iwa Kartiwa

Kesehatannya Dikaitkan dengan KRI Nanggala, Ini Penjelasan Kolonel Iwa Kartiwa
Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa. (Sindonews)

ASKARA - Maraknya pemberitaan tentang kondisi kesehatan mantan Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmabar II TNI Angkatan Laut Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa mulai terjawab.

Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa membantah berbagai info yang menyebutkan dirinya sakit keras akibat radiasi serbuk besi saat menjalankan tugas di kapal selam.

Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa mengakui jika sedang sakit namun masih bisa menjalankan aktivitas seperti biasa. Dia pun membantah kabar yang mengkaitkan kondisi kesehatannya dengan KRI Nanggala 402.

"Ada pernyatan tentang kondisi saya yang terbaring sakit, tidak bisa berbicara hanya bisa di tempat tidur. Saya katakan, kalau dikatakan sakit, saya masih bisa beraktivitas meskipun terbatas," kata Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa dalam konferensi pers di RSAL Mintohardjo, Jakarta, Selasa (4/5).

Kehadiran Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa meluruskan beredarnya isu terkait kondisi kesehatannya yang dihubung-hubungkan dengan KRI Nanggala 402.

"Saya berangkat dari Tasikmalaya pakai kendaraan sendiri ke Jakarta, bukan atas perintah pimpinan," kata Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa.

Menurut Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa, apabila kondisi kesehatannya akibat terkena radiasi, dia mencontohkan Asrena Kasal Laksda TNI Muhammad Ali yang hingga kini masih sehat walafiat.

"Buktinya beliau (Asrena Kasal) yang berlayar dengan kami masih sehat. Kapal selam didesain oleh orang-orang ahli untuk membawa personel di kedalaman," tuturnya.

Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa merupakan lulusan Akademi Militer Angkatan Laut tahun 1991 dan sepanjang karirnya menjadi orang terpilih di pasukan khusus kapal selam Indonesia.

Mengenai sakit yang dideritanya, Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa menyadari adanya kemungkinan kurangnya disiplin diri. Sehingga terpaksa harus menjalani perawatan berkepanjangan.

"Kondisi sejak lama mungkin karena kami kurang disiplin diri. Jadi memang saya kondisi mungkin sedang perawatan tapi bukan karena saya dinas di kapal selam," jelasnya.

Komentar