BMKG Sebut Siklon Seroja Melanda NTT yang Terkuat
ASKARA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyebut Siklon Tropis Seroja yang memicu bencana alam banjir dan longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan siklon terkuat dibanding kasus sebelumnya.
Dwikorita mengatakan, siklon Tropis Seroja merupakan siklon kesepuluh yang terdeteksi oleh Tropical Cyclon Warning Center BMKG Jakarta.
"Siklon Tropis Seroja nampaknya yang paling kuat dibandingkan siklon-siklon sebelumnya," katanya dalam siaran langsung dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (6/4).
Dia menjelaskan sejumlah faktor yang menyebabkan Siklon Tropis Seroja menguat. Salah satunya karena naiknya suhu muka air laut di wilayah perairan tersebut.
"Dan ini sebagai salah satu dampak dari naiknnya suhu muka air laut di wilayah perairan tersebut, yang tercatat sudah mencapai 30 derajat Celcius yang semestinya rata-rata 26 derajat Celcius," jelasnya.
Menurutnya puncak siklon dengan kondisi yang berpengaruh terhadap wilayah di NTT itu terjadi tanggal 5 April dini hari. Saat itu posisinya masih di wilayah perairan NTT. Namun kini sudah menjauh. "Saat ini sudah menjauh bergerak ke arah barat daya," ujarnya.
Meskipun kecepatan pusaran anginnya semakin meningkat saat terbentuk sekitar 85 kilometer/jam. Saat ini sudah mencapai 110 kilometer/jam dan akan makin meningkat sampai 130 kilometer/jam.
"Sehingga dampaknya diprediksi setelah tanggal 7 April siklon ini sudah menjauhi Indonesia. Meski kecepatannya makin tinggi, tapi dampaknya semakin melemah," imbuh Dwikorita.
BMKG memprediksi untuk 6 April 2021, siklon tropis Seroja akan berada di Samudra Hindia sebelah barat daya Pulau Rote, 11.6LS,120.0BT atau sekitar 360 km sebelah barat barat daya Rote.
Untuk arah gerak, BMKG menyebut akan mengarah ke Barat Daya dengan kecepatan 10 knots atau 19 km/jam dan bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Meski demikian, kekuatan siklon tropis akan meningkat menjadi 55 knots atau 100 km/jam dengan tekanan 984 hPa.
"Diperkirakan intensitas Siklon Tropis SEROJA menguat dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah barat daya," tandas BMKG.

Komentar