Sabtu, 20 Juli 2024 | 03:48
NEWS

Polisi Bekuk 2 Terduga Teroris di Nganjuk dan Tulungagung, Senjata Rakitan dan Buku Jihad Diamankan

Polisi Bekuk 2 Terduga Teroris di Nganjuk dan Tulungagung, Senjata Rakitan dan Buku Jihad Diamankan
Ilustrasi teroris ditangkap (Dok Pixabay)

ASKARA - Dua orang terduga teroris kembali dibekuk Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-teror Polri.  

Kali ini, ditangkap di Nganjuk dan Tulungagung, Jawa Timur. Keduanya berinisial NMR dan LAM.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, penangkapan serta penggeledahan terduga teroris ini berkaitan dengan pelaku bom bunuh diri di Makassar.

"Benar, memang telah dilakukan penangkapan terhadap dua orang terduga teroris oleh tim Densus 88 yang juga dibantu dengan jajaran dari Polda Jatim. Penangkapan di dua lokasi yakni Tulungagung dan Nganjuk," ungkap Gatot, Rabu (31/3).

Selain menangkap dua tersangka, Gatot menjelaskan tim Densus 88 juga turut mengamankan beberapa barang bukti berupa senjata rakitan dan buku mengenai jihad.

"Yang di Tulungagung, berinisial NMR dengan barang bukti berupa dua pucuk senjata api rakitan. Sementara yang di Nganjuk berinisial LAM dengan barang bukti sebuah buku yang berjudul Fiqih Jihad," tuturnya.

Berdasarkan penyelidikan sementara, kedua orang terduga teroris tersebut masuk ke dalam jaringan radikal Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan berencana untuk melakukan aksi amaliah (teror) di wilayah Jawa Timur.

Dengan penangkapan ini, tim Densus 88 masih terus melakukan pendalaman termasuk dengan tujuan dilakukannya aksi amaliah yang dimaksud oleh terduga teroris.

Pada kesempatan yang sama, Gatot juga menyampaikan kepada seluruh warga Jawa Timur untuk tetap tenang dan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa.

"Imbauan dari kami untuk seluruh masyarakat di Jawa Timur khususnya, agar tetap menjalankan kegiatan sehari-hari dengan tenang dan sama-sama bekerja sama untuk menjaga kamtibmas," pungkasnya. (pmjnews)

Komentar