Senin, 08 Juni 2026 | 08:07
NEWS

Penerbangan di Halim Perdanakusuma Normal Kembali Usai Trigana Air Dievakuasi

Penerbangan di Halim Perdanakusuma Normal Kembali Usai Trigana Air Dievakuasi
Trigana Air tergelincir (Dok Istimewa)

ASKARA - Penerbangan komersil di Bandara Halim Perdanakusuma kembali dibuka, setelah pesawat kargo Trigana Air yang tergelincir berhasil dievakuasi ke hanggar. Sebelumnya, penerbangan di bandara itu sempat dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta.

VP of Corporate Communication PT Angkasa Pura II, Yado Yarismano mengatakan, proses evakuasi atau pemindahan pesawat tuntas dilakukan sekitar pukul 15.45 WIB. Kemudian dilakukan pembersihan runway dari serpihan benda asing.

Proses pemindahan pesawat dilakukan tim Rescue and Fire Fighting Services (RFFS) Bandara Halim Perdanakusuma, tim RFFS Bandara Soekarno-Hatta, serta didukung Tim Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma.

“Pesawat kargo Trigana Air yang keluar landasan sudah dipindahkan seluruhnya, dan saat ini tengah dilakukan pembersihan FOD di runway. Bandara Halim Perdanakusuma sudah dibuka kembali untuk penerbangan niaga berjadwal,” kata Yado dalam keterangannya, Senin (22/3).

Pesawat kargo Trigana Air itu melakukan pendaratan darurat pada Sabtu 20 Maret 2021 di Bandara Halim Perdanakusuma. Berkat koordinasi yang baik dari pilot, AirNav Indonesia, tim RFFS dan Apron Movement Control Bandara Halim Perdanakusuma pendaratan tak menelan korban.

"Pendaratan darurat dapat dilakukan sehingga meminimalisir risiko. AP II sangat mengapresiasi dedikasi, kebersamaan dan koordinasi seluruh pihak dalam keadaan tersebut," tutur Yado.

Seluruh penerbangan niaga berjadwal (keberangkatan dan kedatangan) di Bandara Halim Perdanakusuma dipindahkan ke Bandara Soekarno-Hatta pada, Minggu (21/2) kemarin.

“PT Angkasa Pura II mengaktifkan SOP Multi-airport System di 4 bandara yakni Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), BIJB (Kertajati) dan Husein Sastranengara (Bandung). Keempat bandara beroperasi saling mendukung," jelas Yado.

Ketika Halim Perdanakusuma ditutup untuk penerbangan sipil, maka Soekarno-Hatta mendukung dengan melayani penerbangan yang dialihkan dari Halim Perdanakusuma. Sementara, BIJB dan Husein Sastranegara dalam posisi siaga.

"SOP Multi-airport System ini berjalan lancar diterapkan, di mana penumpang pesawat dapat tetap melakukan perjalanan melalui Bandara Soekarno-Hatta yang seharusnya melalui Bandara Halim Perdanakusuma,” imbuhnya.

Adapun penerbangan yang dialihkan dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 49 penerbangan terdiri dari 22 keberangkatan (10 keberangkatan Citilink, 12 keberangkatan Batik Air) dan 27 kedatangan (10 kedatangan Citilink dan 17 kedatangan Batik Air).

 

Komentar