Olimpiade Tokyo Batal karena Pandemi, Bisnis Soto Betawi Junot Tutup
ASKARA - Hampir semua sektor ekonomi terdampak pandemi Covid-19 sehingga membuat lesu para pengusaha.
Seperti halnya dirasakan aktor Herjunot Ali yang harus menutup bisnis kulinernya di Jepang.
"Iya yang di Tokyo, Jepang (tutup). Sejak pandemi langsung tutup," ujar Junot di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (12/2)
Padahal usaha kuliner itu baru dibuka pada November 2019. Namun, sejak kemunculan virus corona di Tiongkok kemudian langsung menyebar ke sejumlah negara membuat usahanya dihentikan. Semula Junot ingin memperkenalkan kuliner khas Indonesia yaitu soto Betawi ke mancanegara melalui bisnis kuliner itu.
"Itu cara saya memperkenalkan Indonesia ke luar negeri. Saya bawa soto Betawi ke luar negeri. Sudah dibuka semuanya, akhirnya harus diserahkan ke warga lokal," ujar Junot.
Sekaligus ingin memanfaatkan momen Olimpiade yang rencananya tahun 2020 diselenggarakan di Negeri Sakura.
Terbaru, Jepang dilaporkan telah menyepakati pembatalan Olimpiade Tokyo 2020 yang rencananya akan digelar pada Juli 2021. Sebelumnya, Olimpiade Tokyo telah mengalami pengunduran satu tahun akibat pandemi Covid-19.
"Karena kita mengincar Olimpiade dan Olimpiadenya batal. Jadi tim saya sudah siap berangkat ke Tokyo tiba-tiba boarder ditutup, sudah nggak bisa apa-apa lagi," tutur Junot.
Mantan kekasih Tatjana Saphira itu mengaku mengalami kerugian yang tidak sedikit akibat bisnis kulinernya tutup. Namun berapa nilai kerugian itu enggan dibeberkan Junot.
"Hitung sajalah, buka restoran di Tokyo. Tokyo kan salah satu kota termahal di dunia. Ya pokoknya lumayan, kebelilah motor," tandas bintang utama Film Realita, Cinta dan Rock n Roll itu.

Komentar