Anies Baswedan Beberkan 3 Poin Sukses Tekan Angka Kematian Covid-19
ASKARA - Provinsi DKI Jakarta, mencatat persentasi angka kematian akibat Covid-19 sebesar 1,6 persen.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menilai persentase angka kematian tersebut tergolong rendah. Anies pun mengungkapkan beberapa faktor rendahnya angka tersebut.
Pertama, kata Anies, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan jumlah testing yang tinggi. Lantaran itu, penularan Covdi-19 akan terdeteksi lebih dahulu.
"Karena pertama testingnya tinggi sehingga terdeteksi awal," ujar Anies, Kamis (11/2).
Selanjutnya, adanya tempat isolasi pasien Covid-19 yang cukup memadai. Dengan demikian, potensi untuk menularkan kembali virus ke lingkungan terdekat semakin minim.
"Kedua, ada tempat isolasi, ada Wisma Atlet, ada hotel-hotel sehingga mereka tidak memaparkan kepada lingkungan," katanya.
Terakhir, disebabkan adanya kapasitas rumah sakit yang cukup, dan termasuk juga tenaga kesehatan di dalamnya yang menangani pasien Covid-19.
"Ini bukan sekadar tempat tidur, tapi juga tenaga medis, tapi juga sistem di dalam pengelolaan rumah sakitnya. Nah ini poin ketiga yang terkait penanganannya," tandas Anies.

Komentar