GeNose Tersedia di Empat Stasiun, Cuma Bayar Rp 20 Ribu
ASKARA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi mengenalkan layanan pemeriksaan Covid-19 melalui embusan nafas yakni GeNose C19 di empat stasiun, Jumat (5/2).
Peluncuran GeNose dilakukan setelah uji coba mulai 3 Februari di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta. Mulai hari ini KAI menambah layanan pemeriksaan GeNose di Stasiun Gambir dan Solo Balapan.
"Penyediaan layanan ini merupakan komitmen KAI dalam mendukung program pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 di transportasi kereta api dan sebagai perwujudan dari dukungan bangga buatan Indonesia," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.
Untuk dapat melakukan pemeriksaan GeNose calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas dan menyiapkan biaya sebesar Rp 20.000.
Selama 30 menit sebelum melaksanakan pemeriksaan, calon penumpang dilarang merokok, makan, dan minum (kecuali air putih) untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose. Pada saat pelaksanaan calon penumpang diminta untuk meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan petugas atau petunjuk yang ada.
Hasil pemeriksaan menunjukkan negatif berlaku 3x24 jam sejak dikeluarkan dan dapat digunakan di seluruh stasiun keberangkatan KA Jarak Jauh. Sedangkan jika hasilnya positif, calon penumpang tidak diperbolehkan naik kereta api dan bea tiket akan dikembalikan penuh.
Joni menuturkan, penyediaan pemeriksaan GeNose di stasiun merupakan bentuk peningkatan pelayanan yang KAI berikan bagi pelanggan setelah sebelumnya menghadirkan layanan rapid test antigen di 46 stasiun.
Layanan ini merupakan hasil sinergi antara KAI dan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya Rajawali Nusindo serta Universitas Gadjah Mada.
Sesuai Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 5 Tahun 2021 dan Surat Eedaran Kemenhub Nomor 11 Tahun 2021, pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan menunjukkan surat bebas Covid-19 dari hasil pemeriksaan GeNose atau rapid test antigen atau RT-PCR.
KAI terus berkomunikasi dengan pihak UGM dan Rajawali Nusindo untuk mengevaluasi pelayanan GeNose dari berbagai aspek, termasuk penambahan stasiun yang melayani secara bertahap.
"Layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun akan semakin memperkuat deteksi dini penularan Covid-19 dan menjadikan kereta api semakin nyaman, aman, sehat," tandas Joni.

Komentar