Selasa, 09 Juni 2026 | 15:51
NEWS

Kasus Pengrusakan Rumah Pompa Dukuh Atas Diserahkan ke Polisi

Kasus Pengrusakan Rumah Pompa Dukuh Atas Diserahkan ke Polisi
Ilustrasi rumah pompa. (CNN)

ASKARA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya menyerahkan aksi pengrusakan di Rumah Pompa Dukuh Atas kepada polisi.

"Nah kejadian yang beberapa hari kemarin ini sedang diproses. Kita akan lihat apa motifnya, apa masalahnya, apa yang dilakukan. Jadi kita serahkan nanti pada pihak kepolisian untuk mencari tahu lebih detail lagi," katanya, Sabtu (23/1).

Riza Patria memastikan, operasional pompa air berjalan normal meski kabel listrik dipotong oleh orang tak dikenal. Sehingga hal tersebut tidak mengganggu operasional. 

"Tapi alhamdulillah sekalipun ada kabel yang dipotong tidak menghentikan pompa yang ada tetap berfungsi," ujarnya.

Politikus Partai Gerindra itu menuturkan, kejadian serupa juga pernah menimpa Rumah Pompa Dukuh Atas pada 2020. Namun sebelum sempat melancarkan aksinya, pelaku ditangkap petugas.

"Terkait pompa memang pernah ada ya kejadiannya dulu 24 Juli 2020. Ada orang tak dikenal masuk ke rumah pompa dini hari tapi keburu ketangkap," tutur Riza Patria.

Kabel meteran listrik Rumah Pompa Dukuh Atas diputus oleh orang tak dikenal. Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat menyebut, pengrusakan itu diketahui pekan lalu.

"Sebenarnya kejadiannya tanggal ketahuan itu di tanggal 14 Januari 2021, jadi yang diputus paksa itu kabel pengawat. Jadi untuk meteran listriknya ya," kata Kepala Seksi Jalan Jembatan dan Kelengkapan Jalan Sudin Bina Marga Jakpus Yudha Catur Suharnanto, Kamis (21/1).

Komentar