BNPB Gelontorkan Bantuan Rp 4 Miliar untuk Penanganan Gempa Sulbar
ASKARA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyerahkan bantuan awal untuk operasional kebutuhan pokok penanganan dampak gempa bumi di Sulawesi Barat.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala BNPB Doni Monardo kepada Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar.
"Bantuan tersebut diserahkan sebesar Rp 2 miliar untuk Provinsi Sulbar dan masing-masing Rp 1 miliar untuk Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene," jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, Sabtu (16/1).
Selain itu, BNPB juga mendistribusikan delapan set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2004 paket makanan tambahan gizi, 2004 paket makanan siap saji. Kemudian 1002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, lima unit light tower, 200 unit velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 pcs masker kain, 700 pak mie sagu, dan 30 unit genset 5 KVA.
Kepala BNPB bersama gubernur Sulbar sebelumnya meninjau lokasi terdampak gempa di Kecamatan Malunda dan Ulumanda, Majene.
Pempor Sulbar telah menetapkan status darurat bencana atas kejadian gempa yang menewaskan sebanyak 46 jiwa tersebut.
Untuk itu, kepala BNPB meminta agar penetapan status darurat dapat dioptimalkan dalam tahap waktu satu hingga dua pekan ke depan.
"Pemerintah Sulawesi Barat telah menetapkan status darurat bencana. Durasi ini bisa berlangsung lebih lama tergantung dari kondisi lapangan. Tahap pertama, satu-dua minggu ini kita harapkan status darurat bisa optimalkan. Seluruh komponen kekuatan yang ada bisa diberdayakan," jelas Doni Monardo.
Turut mendampingi dalam peninjauan lapangan menggunakan helikopter dari Mamuju ke Majene yakni Deputi Darurat BNPB Dody Ruswandi dan Tenaga Ahli BNPB Egy Massadiah.

Komentar